Vie-amere

Vie-amere

  • WpView
    Reads 666
  • WpVote
    Votes 277
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 2, 2024
mengandung kata kata kasar!! * * * * * bagaimana jika harus mengejar cowok yg tidak memperdulikan nya, dan sahabat yang dulu nya begitu dekat sekrang asing bahkan menjadi lawan, kenapa itu semua? itulah yg di rasakan claraa, mengejar Chriss yg sangt benci dengan ulah tingkah claraa "hai Chriss, mau kemana" tanya claraa dengan semangat "bukan urusan Lo, minggir!!" * * * "LU BISA JANGAN KASAR GAK?!!" "JANGAN DEKETIN GUE LAGI JALANG!!" "gue bilang BERHENTI, gue gak suka sama lu, budeg lu?, MURAHAN!!!" * * * "LO ITU UDAH BEBAN TERUS PEMBUNUH!! belum puas Lo hah buat itu semua?!!" JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE GAIS!!!! rill mikir sendiri tanpa meniru siapapun!!!!!
All Rights Reserved
#433
kasar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Promise or Leave
  • GIOLURA: Transmigration
  • Vellyn The Strange Woman (Re-publish, New Versi)
  • "He's mine"
  • Ratu Is Our Queen (END)
  • C&E
  • FIGURAN!
  • Markxelio
  • Alara Bianchi (TERBIT)
  • Something Bitter

WARNING!!! Foto cover ambil di pin. Cerita ini hasil dari pemikiran ku sendiri. Kalau ada kesamaan nama tokoh, Cerita, serta judul itu berarti karena murni sebuah ketidaksengajaan. Ada beberapa kalimat dan bahasa kasar di dalam cerita, mungkin ada sedikit adegan kekerasan, baik verbal maupun nonverbal. Jika tetap terus melanjutkan harap bisa mengambil sisi positifnya. Yang jelek di buang, ambil yang baik baik saja. Sebaiknya follow dulu sebelum membaca. . . . "Selama aku bisa melakukannya sendiri aku tak butuh yang namanya laki laki." "Bahkan laki laki itu tak becus menjalani perannya." "Makhluk tak berguna itu tak pantas ada." "Dia bahkan memberi luka tanpa penawar." "Mengenal salah satunya saja termasuk bencana." "Menganggap Makhluk itu adapun rasanya enggan." "Kalau saja bisa, akan gue bunuh semua makluk tak berperasaan itu." "Mari kita bantai habis mereka!" mereka tertawa keras dengan tangan saling merangkul satu sama lain. "DENGAR GIRLS! MEREKA TIDAK BISA MENINDAS JIKA KITA SELALU BERSAMA." "SETUJUUUUUUU." Mereka berteriak keras di tepi tebing terjal, suara teriakan mereka menyatu dengan deru ombak di bawahnya. membagi luka dengan lautan, itulah yang mereka lakukan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines