SKY
  • WpView
    Reads 1,132
  • WpVote
    Votes 144
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 20, 2023
"Titik tertinggi dari mencintai adalah mengikhlaskan. Pernah denger qoute itu? Ikhlasin dia. Lo terlalu baik untuk dia yang nggak lebih dari seonggok sampah, Ra." Azzura yang tengah menatap langit mendung dengan pandangan kosong menolehkan kepalanya menatap sang kakak yang baru saja mengatakan kalimat tersebut. "Tapi, gue nggak bisa, Lin," lirih Azzura membuang pandangannya saat dirasa matanya kembali memanas.
All Rights Reserved
#599
chicklit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Game Of Obsession
  • Lembayung Terakhir
  • Sweet But Obsessive
  • Burning Boundaries [REVISI]
  • Soulmate (SEBAGIAN PART DI HAPUS KARENA SUDAH TERBIT)
  • POISONED LOVE
  • TRAPPED✓
  • After You Hurt√
  • Excessive Obsession

Azura, seorang gadis yang tak sengaja bertemu dengan seorang cowok saat berteduh di sebuah kafe. Percakapan singkat tentang novel malah membuatnya terjebak obsesi gila cowok itu, yang sayangnya adalah tipe cowok red flag yang sangat mengekang kehidupannya, Namun ia juga tipe gadis pemberontak yang tak mau diatur. Namun semuanya malah berubah setelah Zaverino meninggalkannya tanpa kejelasan selama satu tahun. Hingga keduanya bertemu kembali, cinta yang belum selesai itu terhubung kembali. Namun kali ini keduanya malah menciptakan sebuah permainan Obsesi yang membawa keduanya menuju jurang kematian. _____ Zaverino terkekeh pelan, lalu dengan cepat dia menarik tangan Azura, dan mencengkram pergelangan tangan gadis itu lalu menariknya mendekat. Azura terkejut, tapi Zaverino hanya menatapnya dalam. "Gue gak suka," katanya, suaranya pelan tapi berbahaya. "Gue gak suka lo jalan sama dia." Azura meronta, berusaha menarik tangannya, tapi cengkraman Zaverino tetap kuat. "Lepasin, Zav. Lo gak punya hak buat ngatur gue!" Zaverino menyipitkan mata, lalu menariknya lebih dekat lagi, hingga Azura bisa merasakan napasnya yang hangat di wajahnya. "Lo masih gak ngerti, ya?" Bisiknya. "Gue gak butuh hak. Gue cuma ngasih tau fakta. Lo milik gue, Azura." ______ Mampukah Azura bertahan dengan permainan obsesi gila pria itu? Apa yang harus ia lakukan terhadap tipe red flag pengekang seperti itu? Penasaran? langsung baca aja ‼️ __________ No Plagiat ⚠️⚠️⚠️

More details
WpActionLinkContent Guidelines