ALVINO

ALVINO

  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 3, 2023
WpInfo
Non-Fiction
Tagsfiksi
"Jauhin cewek gue bangsat" ujar alvino menahan amarah kepada cowok di depannya yang sedang menggenggam tangan yora, ia tau yora tidak nyaman dengan itu. Makanya ia cepat-cepat menyusul yora kala yora yang menelfon dia untuk segera datang ke lokasi yang ia kunjungi. sesampainya disana, ia malah melihat seorang laki-laki sedang menggoda yora dan dengan tidak sopannya ia menggenggam tangan yora. Mau tau kelanjutannya? Baca sekarang jugaa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rasa yang tertahan(On Going)
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • F A K E ? [End]
  • Don't Talk About Money
  • You Don't Know Me
  • Z & H
  • Revenge - (Vrene Lokal) - END
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)

Kisah tentang dua hati yang saling mencintai, tetapi terlalu takut untuk jujur, antara Elvara Lysanne Aldrich dan Maverick Erland. Persahabatan yang awalnya biasa, berubah menjadi sesuatu yang lebih kompleks selama tiga tahun terakhir. Maverick sering membuat skinship dengan Elvara-sentuhan kecil yang menimbulkan harapan. Namun, perasaan Elvara mulai goyah saat dia tahu Maverick sudah memiliki kekasih. Dia sadar, harapannya harus ia kubur dalam-dalam. Di sisi lain, Maverick menunjukkan sikap yang sulit dimengerti. Dia tidak ingin Elvara dekat dengan pria lain. Awalnya, Elvara mengira itu hanya bentuk perlindungan seorang sahabat. Namun, semakin lama, sikap posesif Maverick membuatnya merasa terkekang-tidak adil, terutama karena hubungan mereka hanya sebatas teman. "Gue udah bilang, jangan pernah deket sama cowok selain gue, Var," suara Maverick tegas namun berat. Elvara mendengus, matanya menatap lurus, penuh keberanian yang tertahan. "Tapi kenapa, Er? Lo bisa punya cewek, tapi gue enggak?" Maverick membuang pandangan, rahangnya mengeras. "Karena gue cowok, Var! Gue tahu apa yang mereka mau dari lo." Tawa sinis keluar dari mulut Elvara. "Itu karena lo aja yang brengsek." Pertemuan mereka selalu penuh dengan kontradiksi-antara tawa hangat persahabatan dan luka yang tak terucap. Apakah rasa yang terpendam ini akan menemukan jalannya, atau justru menjadi duka yang tak pernah selesai?

More details
WpActionLinkContent Guidelines