Story cover for EX  [ ASKARA ] by vivianafz
EX [ ASKARA ]
  • WpView
    Leituras 8
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Capítulos 6
  • WpView
    Leituras 8
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Capítulos 6
Em andamento, Primeira publicação em mai 20, 2023
On Going


***

"maaf sampai sekarang gw masih belum bisa lupain lo"

"gapapa,gausah paksa perasaan lo sendiri"

Jia tersenyum getir mendengar jawaban askara,itu artinya askara tidak akan kembali padanya lagi.

yahh semuanya memang sudah selesai,hanya saja jia masih berharap banyak kepada askara. 

sekarang Jia tidak akan berharap lagi pada askara. askara sudah menemukan kebahagiaannya sendiri sudah seharusnya jia tidak mengganggunya lagi

semuanya selesai,tapi jia masih belum merelakan sepenuhnya atas kepergian askara.

***

"aku masih mencintaimu tapi aku memilih memendamnya"
-jia
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar EX [ ASKARA ] à sua biblioteca e receber atualizações
ou
#309kakel
Diretrizes de Conteúdo
Talvez você também goste
Dandelion [Completed], de imaASNR
37 capítulos Concluída
"Makasih lo udah mau balik lagi setelah lo pergi tanpa kabar." ujar Reno setelah beberapa menit terjadi keheningan. Elisha tersenyum miris. "Gue pergi karena lo pergi lebih dulu dari gue." jawab El. Reno memejamkan matanya. Mengutuk dirinya sendiri atas kesalahannya dulu. "Maaf... Tapi gue gak pernah minta lo buat pergi." ucapnya penuh sesal. "Terus lo mau gue apa? Nunggu lo dengan semua kenangan indah yang terasa menyakitkan karena lo gak lagi ada disamping gue? Mana janji lo buat selalu ada disamping gue waktu itu?" ---------------------------------------- "Kalo kata 'Fiersa Besari'; terkadang seseorang melepaskan: genggaman tangannya saat hidupmu semakin sulit agar tanganmu bisa digenggam oleh seseorang yang tidak akan pernah melepaskanmu. Mungkin dia juga kaya gitu. Dia ninggalin lo, karena mungkin dia percaya kalo lo bisa bahagia sama orang lain." ujar Vion. El diam membisu, mencoba mencerna ucapan Vion. "Gue juga gitu El. Gue juga rela lepasin lo. Bukannya gue gak percaya kalo gue bisa bahagiain lo. Tapi karena gue percaya kalo lo bisa bahagia sama Reno." batin Vion. ---------------------------------------- Tentang kisah yang berakhir tanpa duga. Pun tentang kisah yang berakhir bahagia, namun penuh luka. # 1 in Vion (07-04-19) # 2 in Yosi (07-04-19) # 3in rekomendasiwattpad (13-04-19) # 13 in dandelion (07-04-19) # 28 in sosweet (07-04-19) # 28 in janji (09-04-19) R 15+ Jangan lupa follow akun author :-) Ig:@ima.asnr Wp:@imaASNR Wa:085725678998 Salam manis dari penulis amatir -ima
Felicity [On Going], de ayudiantta
12 capítulos Concluída
BRAKK... "Aww..". Ringisnya. Naya yang belum sepenuhnya sadar berada di atas tubuh orang itu, hanya bisa meringis menahan sakit di dahinya karena terbentur dengan hidung orang yang di tindihnya itu. "Aduh, sakit banget dahi gue, lecet nih kayaknya". Adunya sembari mengusap keningnya yang memerah. "Tapi, kok gue jatuhnya nggak sakit ya". Setelah merasa jika dirinya menabrak seseorang tadi, refleks Naya membuka matanya dan pandangannya langsung bertubrukan dengan mata orang di bawanya, yang 'sialnya malah menatapnya nya dengan tatapan intens dan bibir yang menyunggingkan senyum tipis. Buru buru Naya bangkit dari atas tubuhnya, dan membatu sosok itu berdiri dari jatuhnya. "So-sorry El, g-gue nggak sengaja". Naya meruntuki dirinya yang ceroboh sampai sampai menabrak orang begini. _____________________ "Hm, liat gue". Ujar El dengan tatapan masih tertuju pada Naya. "Ha?". Naya mendongak menatap El, wajah tampannya seakan menghipnotis Naya saat ini. "Lo, cewek waktu itu kan?". Tunjuknya ke arah Naya dengan senyum yang masih tercetak di wajahnya. "I-iya". Ah mengapa Naya merasa dirinya gugup sekarang. El maju mendekatinya yang mengakibatkan Naya refleks memundurkan langkahnya. Mata El seakan menghipnotis Naya, sehingga Naya tidak dapat mengalihkan tatapannya dari mata tajam milik El. "Lo, ng-ngapain". Panik Naya saat tubuhnya terbentur dinding, dan tangan kekar El mengunci tubuhnya. "What it's your name', girl"?. Tanyanya dengan suara serak , yang sialnya' malah membuat jantung Naya kejang kejang. ______________________ _Cerita ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan kejadian. Itu semua hanya kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan_ 💯 karangan sendiri!! _____________________ all picture inside © Pinterest
JAM 3 SORE, de KOKOTA_
54 capítulos Em andamento
JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️
Effort 2 [ Completed ], de deynaraa
16 capítulos Concluída
Lanjutan Effort! Dan sisanya pindah ke karyakarsa Wajib baca yang sebelumnya. Tapi kalau mau langsung baca terpisah, boleh. Hati - hati pusing saat baca cerita ini. Tolong ambil baiknya, dan buang buruknya. Jika tidak ada baiknya, cukup jadikan hiburan saja. Jangan lupa follow akun ku, ya. Permasalahan yang mereka pikir sudah selesai, pada kenyataannya belum sepenuhnya selesai. Kini perlahan pasti, permasalahan yang baru, mulai menghampiri dan kemungkinan memiliki sangkut paut dengan permasalahan yang sebelumnya. Akan ada fakta-fakta lainnya yang akan mengejutkan untuk mereka. Tak hanya permasalahan keluarga saja, melainkan masalah percintaan mereka yang tidak berjalan dengan mulus. Adanya beberapa konflik yang menghampiri. ----- "Sayang, aku ada salah? Aku minta maaf, ya." ucap Bagas lembut melihat ke arah Claire "Kamu ngapain sama Tasya? Mana pakai acara pegangan tangan segala." cemburunya, "ada hubungan apa?" tanya melihat ke arah Bagas Deg Claire lihat*batinnya. "Aku gak ada hubungan apa-apa sama dia, sayang." ucap Bagas serius, "kamu lihat? Kamu bolos pelajaran?" Claire diam tanpa minat menjawab pertanyaan dari Bagas. Lalu dirinya kembali menatap lurus ke arah depan. "Cla, aku jujur. Aku benaran gak ada hubungan apa-apa sama dia." "Ada pun gue juga gak perduli." ucapnya dingin tanpa melihat Bagas. "Kita cuma pacaran, belum tentu juga bakal lanjut ke hubungan serius." lanjutnya dengan perasaan sesak "Claire...." lirih Bagas melirik kearah Claire dengan perasaan sesaknya. "Gue gak suka di duain, terlebih sama musuh gue sendiri." ucap Claire dingin namun dengan perasaan sesaknya. ------ 18+ Cerita seru, menarik, penuh akan plottwist, alur gak ketebak dan badas. Start : 22 may 22 End : 22 okt 22
Talvez você também goste
Slide 1 of 10
Dandelion [Completed] cover
Felicity [On Going] cover
REANA [SELESAI] cover
JAM 3 SORE cover
JUST SHOULDER ✔ cover
Suatu Saat Nanti cover
Effort 2 [ Completed ] cover
The Freaky Friend's cover
dimana janji tersebut cover
Forever Alone (Sudah Terbit)  cover

Dandelion [Completed]

37 capítulos Concluída

"Makasih lo udah mau balik lagi setelah lo pergi tanpa kabar." ujar Reno setelah beberapa menit terjadi keheningan. Elisha tersenyum miris. "Gue pergi karena lo pergi lebih dulu dari gue." jawab El. Reno memejamkan matanya. Mengutuk dirinya sendiri atas kesalahannya dulu. "Maaf... Tapi gue gak pernah minta lo buat pergi." ucapnya penuh sesal. "Terus lo mau gue apa? Nunggu lo dengan semua kenangan indah yang terasa menyakitkan karena lo gak lagi ada disamping gue? Mana janji lo buat selalu ada disamping gue waktu itu?" ---------------------------------------- "Kalo kata 'Fiersa Besari'; terkadang seseorang melepaskan: genggaman tangannya saat hidupmu semakin sulit agar tanganmu bisa digenggam oleh seseorang yang tidak akan pernah melepaskanmu. Mungkin dia juga kaya gitu. Dia ninggalin lo, karena mungkin dia percaya kalo lo bisa bahagia sama orang lain." ujar Vion. El diam membisu, mencoba mencerna ucapan Vion. "Gue juga gitu El. Gue juga rela lepasin lo. Bukannya gue gak percaya kalo gue bisa bahagiain lo. Tapi karena gue percaya kalo lo bisa bahagia sama Reno." batin Vion. ---------------------------------------- Tentang kisah yang berakhir tanpa duga. Pun tentang kisah yang berakhir bahagia, namun penuh luka. # 1 in Vion (07-04-19) # 2 in Yosi (07-04-19) # 3in rekomendasiwattpad (13-04-19) # 13 in dandelion (07-04-19) # 28 in sosweet (07-04-19) # 28 in janji (09-04-19) R 15+ Jangan lupa follow akun author :-) Ig:@ima.asnr Wp:@imaASNR Wa:085725678998 Salam manis dari penulis amatir -ima