Dialog yang Pernah Ada

Dialog yang Pernah Ada

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 18, 2024
Ugahari adalah lelaki ramah dan penuh warna. Saat mulai mengenalnya, Alma yakin bahwa dia bisa memasuki dunia lelaki berbinar mata terang itu. Alma adalah perempuan cuek dan penuh ambisi. Saat mulai mengenalnya, Ugahari percaya bahwa Alma akan membuat dunianya seimbang. Dua tahun kemudian, apa yang Alma yakini dan apa yang Ugahari percayai, tidak terbukti. Keduanya berjalan saling meninggalkan, dan yang tersisa hanya jejak yang bisa diambil pelajarannya, semoga.
All Rights Reserved
#19
dialog
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jejak yang Tak Pernah Hilang
  • cerita diatas kanvas
  • ALMA
  • My Love A Turki
  • Qiyamah Senja-completed
  • Janji Diujung Doa
  • Screat Captain-completed
  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)

Sinopsis Cerita Jejak yang Tak Pernah Hilang Di sudut kecil sebuah kota, Lusi dan Rendra pernah menanam harapan dalam diam dan tawa. Mereka adalah sepasang bayangan yang saling mengikuti, tumbuh dalam satu langit mimpi, percaya bahwa cinta bisa melawan segalanya. Tapi waktu, seperti angin yang tak bisa digenggam, membawa mereka menjauh. Rendra pergi mengejar langit di negeri asing, sementara Lusi belajar merakit dirinya dari serpihan rindu yang tak sempat pamit. Bertahun-tahun berlalu. Hidup membawa mereka pada jalan yang berbeda, namun hati tak pernah benar-benar melupakan. Saat mereka bertemu kembali dalam ruang yang tak terduga, bukan hanya mata yang saling mencari-tetapi juga jejak-jejak masa lalu yang diam-diam masih berdenyut. Kini, Lusi adalah perempuan kuat dengan bisnis yang ia bangun sendiri, dan seorang pria baik yang siap menua bersamanya. Sedangkan Rendra kembali dengan senyum tenang dan luka yang belum sembuh. Tak ada kata "kita", hanya bayang-bayang tentang "dulu", dan harapan yang berani bertanya: masih adakah kesempatan untuk cinta yang tertinggal? Saat dunia menuntut keputusan, Lusi dihadapkan pada pertanyaan yang tak pernah mudah: apakah mencintai berarti memilih yang sempurna, atau memperjuangkan yang membuat hati tak pernah berhenti bergetar? Jejak yang Tak Pernah Hilang adalah kisah tentang cinta yang tak mengenal batas waktu. Tentang rindu yang tak pernah benar-benar pergi, dan tentang keberanian mencintai meski harus kehilangan segalanya. Sebab bagi Lusi dan Rendra, cinta bukan hanya perasaan ia adalah perjalanan. Dan dalam setiap langkah, mereka belajar bahwa "Aku mencintaimu di masa lalu, kini, dan nanti" bukan janji kosong, melainkan jejak yang tetap hidup, bahkan setelah dunia berubah. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines