We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Arasha

Arasha

  • WpView
    Reads 1,106
  • WpVote
    Votes 177
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 18, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Cerita ini menceritakan tentang seorang CEO muda yang menyukai rekan bisnisnya sendiri. Dan tanpa ia ketahui sang rekan bisnisnya pun menyukai dirinya. Akan kah cinta mereka berdua terbalaskan satu sama lain atau bahkan sebaliknya? Mengingat kembali bahwa negara yang mereka tinggali saat ini menentang hubungan seperti ini. Mari Kita saksikan di dalam cerita yang bertajuk "Arasha" ini. ____________________________________________ "Saya suka sama Kamu" "Saya juga suka sama Kamu" "Kalau gitu besok malam Saya mau ke rumah" "Mau ngapain?" "Mau minta izin sama orang tua Kamu buat jadi'in Kamu pacar Saya, boleh ga?" "Boleh" "Kalau gitu besok malam jam tujuh Saya ke rumah" "Aku tunggu Kamu besok malam"
All Rights Reserved
#31
zahranurkhaulah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inside You
  • Terjebak di Balik Elegansi (ON GOING)
  • Kopi & Deadline (On Going)
  • The Beauty of Ruin
  • Melodi Sunyi Mahendra | bxb |
  • Stay with Nathan
  • JEBAKAN CEO NAKAL (21+)

"Coba Atha tebak, apa yang jauh di mata tapi dekat di hati?" "Usus." "ATHAA!" ___ Begitulah Atha di mata Netha. Serius, dingin dan kaku. Jika Netha selalu mengejar Atha, maka Atha selalu mengejar uang. Jika Netha selalu mencintai kehadiran Atha, maka Atha selalu mencintai pelajaran hitung-hitungan. Jika Netha selalu berambisi mengejar untuk mendapatkan Atha, maka Atha selalu berambisi untuk mengejar cita-citanya. Netha dan Atha. Keduanya bagaikan langit dan bumi, Yin dan Yang serta air dan api. Sedikitpun tak ada celah bagi Netha untuk mendapatkan Atha dalam hidupnya, Atha yang selalu melihat ke depan, Atha yang selalu bergerak maju tanpa memerhatikan sekelilingnya membuat Netha harus mengejar sosok itu dengan cepat. Hingga pada akhirnya Netha berhasil menghadang jalan Atha, gadis itu menjulurkan tangan agar dapat berjalan bersama-sama namun ditepis dengan cepat oleh Atha. "Lo tahu? Rasa lo itu cuma sekedar ambisi buat ngedapatin gue. Gue enggak mau buang-buang waktu buat ngeladenin orang kayak lo." -Atha Adithya- "Kamu selalu jalan ke depan, natap ke depan, buru-buru tanpa mencoba menikmati setiap momen di samping kamu. Memangnya di depan ada apaan sih?" -Netha Fanindita-

More details
WpActionLinkContent Guidelines