Impossible || Marselino fanfic

Impossible || Marselino fanfic

  • WpView
    GELESEN 15,326
  • WpVote
    Stimmen 896
  • WpPart
    Teile 21
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Di., Juli 4, 2023
Menjadi bagian dari sepenggal cerita hidup seseorang yang selalu kamu anggap 'berharga' tentu saja adalah hal yang paling menyenangkan bukan? Tapi hidup tidak bekerja se-simple itu. Dunia juga tidak selamanya berputar mengikuti arah langkahmu. Tapi bagi Lana selama arah langkahnya menuju titik yang sama dengan sahabat kecilnya, Lino, semuanya akan baik-baik saja. Dunia bisa berputar kearah manapun, dan mereka akan tetap melangkah ke titik yang sama. "It's not really impossible no, lo tau gue bakal tetep stay disini....." -lana
Alle Rechte vorbehalten
#5
marselino
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • [END] When the Stars are Tired
  • tolong selalu temani erinee,yaa??
  • ALONE || JENO LEE
  • From Here to Mars [FIN]
  • Bukan Sekedar Kagum
  • Angkasa dan Cerita
  • CREATING LOVE

[TAMAT-LENGKAP] Vote dan komentar sangat diapresiasi😺 Di kota yang tidak pernah benar-benar tidur, di antara bangunan yang dibangun dari ambisi dan jalanan yang tak pernah mengizinkan langkah berhenti terlalu lama, ada dua jiwa yang terus berjalan bukan karena tahu arah, tetapi karena tak tahu bagaimana cara berhenti. Prawira Dirja Kartasasmita yang tumbuh terlalu cepat, terlalu sunyi, terlalu terbiasa membungkam isi hati demi memenuhi ekspektasi. Hidup dalam dunia yang menuntut ketegasan tanpa jeda, di mana keberhasilan adalah mata uang, dan kelembutan dianggap kelemahan. Bukti nyata bahkan jiwa yang paling terlatih pun, pada akhirnya, bisa lelah juga. Rania Dwijaswari Atmadja yang dibesarkan dengan cinta dan tawa keluarga. Anak tunggal yang belajar menjadi dewasa sebelum waktunya, tetapi sering lupa bertanya apakah dirinya baik-baik saja. Di balik senyumnya tersimpan pertanyaan sederhana: akankah ia menemukan dirinya lagi jika terlalu lama beristirahat? Dalam perjalanan panjang yang penuh kebetulan untuk mencari tempat rehat dari kungkungan ekspektasi, akankah dua jiwa ini menemukan alasan untuk tetap duduk, ataukah pintu untuk pergi terasa lebih mudah untuk dijalani? #2 di Romansa (30 Juli 2025)

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien