Vallen [on hold]

Vallen [on hold]

  • WpView
    Reads 6,301
  • WpVote
    Votes 319
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 29, 2016
"All about him, was start with fall and end with fall too. But the end, is the different fall." Kehidupan Vallen yang tenang sekarang berubah menjadi suram. Ia terikat oleh seorang badboy menyebalkan yang menjadikannya budak. Theo. manusia menyebalkan yang selalu mengganggu Vallen dan memberikan tugas berbagai macam untuk Vallen, selaku budak yang sudah ditetapkannya. Tapi, ada seseorang yang selalu mengganggunya. Kenzo, ia selalu berada di pihak Vallen. Ia telah menyukai Vallen saat pandangan pertama mereka. Dan Vallen pun sepertinya demikian. Belum lagi kehidupan Vallen yang akan bertambah suram ketika seseorang datang dan ikut mengganggu hidupnya.
All Rights Reserved
#9
nashgrier
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • Cool Ketos💣[End -- Sudah Terbit]
  • Everything Between Us (ON GOING)
  • Bad Boy
  • Cuaca
  • Flowers in My Hand
  • High School Love Story
  • The Hoodie Girl (Gadis Hoodie Merah)

Livia tak menginginkan Kennard--bad boy paling ia hindari--menjadi saudara tirinya. Namun suatu malam, Livia mengalami peristiwa tak terlupakan bersama Kennard hingga mengubah perasaan keduanya. *** Meski tak memiliki seorang ibu, Livia Rinshi tetap hidup bahagia bersama ayahnya. Saat menginjak usia enam belas tahun, seharusnya Livia lebih berbahagia karena sang ayah menikah lagi. Tapi, tidak! Hidup Livia tak lagi sama ketika Kennard Vicco, bad boy yang paling ia hindari, menjadi saudara tirinya. **** Jantung aku kayak meledak waktu melihat cowok nggak pakai baju tiduran di kasurku. Aku menjerit kuat-kuat sampai Kennard tersentak dan duduk sambil melongo bego. Berkacak pinggang, aku berjalan ke arah ranjang bersprei Hello Kitty. "Ngapain kamu tidur di sini?!" Senyuman Kennard tersungging bikin wajahnya semakin tampan. Tapi, aku nggak pernah tergoda bujukan setan. "Biasa aja kali. Nggak usah ngegas," ujarnya rese. "By the way," Kennard turun dari ranjang dan berdiri di hadapan aku, "Mulai sekarang, lo kudu nurut apa kata gue atau ...." "Ihh ... nggak mau!" tolakku sambil memalingkan muka ke arah jendela, takut khilaf karena ngeliat otot perut Kennard. "Kalo lo nggak mau," Wajah Kennard mendekati aku, "Gue bakal bilang ke Bunda, semalam lo pergi ke mana." Mataku melebar, mulutku terbuka, perutku juga mulas, sementara Kennard menyeringai sadis. Oh, puh-lease! Aku ketahuan si Iblis! #BukanTeenlitBiasa ❤️ Dilarang baca jika kamu lemah iman, tak sanggup menerima ke-uwu-an, atau takut baper yang berkepanjangan. ❤️

More details
WpActionLinkContent Guidelines