The Divine Dagger

The Divine Dagger

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 22, 2023
Kepolisian setempat digemparkan dengan penemuan sebuah mayat yang aneh. Tubuhnya utuh, bahkan tidak menguarkan bau tak sedap seperti mayat pada umumnya. Anehnya mayat tersebut menampakkan kerutan-kerutan layaknya mayat seorang lansia. Detektif Ryan dikerahkan untuk menangani kasus tersebut. Namun, semuanya tak berjalan selancar kelihatannya saat mayat kedua ditemukan.
All Rights Reserved
#9
surgawi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dibalik Topeng Casanova
  • I Love Gus (OPEN PO)
  • The Detective Is My Wife [TAMAT]
  • RUMAH KAYU
  • Detective Vina
  • WARISAN
  • BY HIS OWN DECREE
  • Pact of the Fallen Soul || Boy's Love || Danmei

"Lo boleh nolak... tapi lo nanti punya gw." - Revin Augustus Valecrest "Cwo kayak lo... bikin ilfeel." - Sienna Azzelya Vireaux ______________________________ Sienna Azzelya Vireaux - gadis dingin yang tak kenal apa itu perasaan - melangkah turun dari pesawat, satu per satu kakinya menyentuh landasan bandara Nova. Langit yang gelap, hujan rintik, dan angin yang menusuk tampak sesuai dengan apa yang tengah bergelung di hatinya - hampa, mati, dan penuh rahasia. Sienna tak punya hati yang lembut, tak punya perasaan manusiawi yang biasa dimengerti. Cinta, rindu, sakit hati... itu tak lebih dari sebuah kalimat klise baginya. Dalam hidupnya, hanya pertarungan dan darah yang punya makna - satu-satunya bahasa yang dia pahami. Ketika taksinya melintas di tengah kota, Sienna melihat pemandangan yang tak asing lagi: sekelompok pemuda tengah bersiap mencegat taksinya, dan sebuah pisau yang melintas di tengah hujan. Dalam dadanya, tak ada debar kasihan - yang ada hanya perhitungan: apa dia harus turun dan melawan, atau melangkah terus sesuai tujuannya. Sienna kembali ke Nova bukan untuk mencari kedamaian, tapi untuk menyelesaikan apa yang tak pernah selesai. Menghabisi hutang darah, menemukan kebenaran, dan menjaga satu-satunya hal yang dia punya: kekuatan. Dalam hatinya yang membeku, tak ada ruang untuk perasaan... hanya ada pertempuran yang menunggu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines