Pondok Pak Biyyu

Pondok Pak Biyyu

  • WpView
    OKUNANLAR 883
  • WpVote
    Oylar 126
  • WpPart
    Bölümler 13
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Paz, Şub 4, 2024
WpInfo
Hayran Kurgu
NCT
"Sebelum gue lupa sama semuanya, gue mau jadi seorang Bapak, gue mau punya anak. Tanpa harus menikah dan berkomitmen sama seorang wanita." Abiyyu Agnibrata, didiagnosis alzheimer saat usianya menginjak empat puluh dua tahun. Dokter bilang dia akan kehilangan lima persen memorinya setiap bulan. Dan itu artinya, cepat atau lambat Biyyu pasti akan kehilangan seluruh ingatannya lalu hidup seperti Papa, Menjadi seorang Pria yang tumbuh menua dan kesepian. Biyyu tidak ingin hal itu terjadi. Dengan sisa ingatannya, Biyyu ingin membuat sesuatu yang setidaknya bisa meninggalkan kesan baik untuk orang lain. Karena selama Biyyu hidup, dia hanya fokus pada musik. Dan sekarang, Biyyu ingin memberikan kehidupan untuk orang lain. Maka, inilah alasan kenapa "Pondok Pak Biyyu" itu bisa ada. Ini adalah awal mula Biyyu bertemu dengan lima anak yang hidupnya penuh dengan cerita. Mada dengan mimpi masa kecilnya yang tidak terwujud. Kama yang tidak tau definisi rumah yang sebenarnya itu seperti apa. Janu yang tampak sempurna diluar namun krisis identitas. Heksa si bocah badung yang ternyata cuma ingin diperhatikan. Dan Syeka yang datang karena butuh teman. Kelima anak itu Biyyu antarkan pada mimpinya satu persatu. Biyyu bawa mereka untuk melihat luasnya dunia. Biyyu kenalkan mereka pada hal hal baru yang belum pernah mereka tau. Biyyu akan didik mereka sehebat yang dia bisa. Biyyu mampu melakukan semuanya. Biyyu janji akan bertahan demi kelima anak anaknya. Sampai pada satu malam, Heksa bertanya padanya "Pak, Kenapa Pondok ini cuma ada setengah tahun aja? Kenapa nggak selamanya?" "Karena gue capek ngadepin bocah kayak lu, Sa! Setengah tahun udah cukup bikin darah gue naik!" Bohong. Yang Biyyu katakan itu bohong. Karena sebenarnya, setengah tahun adalah waktu yang cukup sebelum Biyyu kehilangan semua ingatannya. ©® Ashakabhanurasmi, 2023 | Pondok Pak Biyyu
Tüm hakları saklıdır
#853
jaemin
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Jovanka dan Abang Kembar
  • Home | JungFamily✔️
  • [β] Four Wives | END
  • Jagoannya Bunda [✓]
  • KISAH DI BALIK PINTU || NCT DREAM
  • Renjana [COMPLETED]
  • Vampire' Agency | NCT Dream (✓)
  • AGATHA SIBLINGS [NCT Dream]
  • MY BABY (NoHyuck) END
  • Quadruplets ; NCT 00L✔️

Hendra dan Narendra Dewantara terlahir dengan beban yang tak mereka mengerti. Sejak kecil, mereka harus mendengar bisikan-bisikan bahwa mereka adalah anak pembawa sial. Namun, di balik semua itu, mereka masih memiliki kasih sayang dari kedua orang tua mereka-setidaknya hingga bayi kecil itu lahir. Jovanka, adik bungsu mereka, hadir ke dunia dengan membawa perubahan besar. Kehadirannya mengubah segalanya. Orang tua mereka, Dewantara dan Cinthya, yang dulu begitu menyayangi mereka, perlahan menjauh. Semua perhatian, semua kasih sayang, semua harapan yang dulu diberikan untuk mereka, kini hanya tertuju pada satu sosok-Jovanka. Hendra dan Narendra tumbuh dengan kebencian yang tak mereka pahami. Bagi mereka, Jovanka adalah alasan mereka kehilangan orang tua. Bayi mungil itu adalah penyebab semua kehancuran. Maka, tanpa sadar, mereka ikut menjauh. Mereka membiarkan adik mereka tumbuh sendirian dalam dingin, tanpa pelukan hangat seorang kakak. Namun, waktu mengajarkan mereka banyak hal. Perlahan, kebenaran terungkap. Luka yang selama ini mereka kira milik mereka saja, ternyata juga terukir dalam diri Jovanka. Dan saat mereka menyadari itu, sudah terlambat. Adik mereka telah berjalan terlalu jauh dalam gelap, terjebak dalam luka yang tak pernah mereka lihat. Kini, di antara penyesalan dan keinginan untuk menebus segalanya, Hendra dan Narendra berjanji. Mereka tidak akan membiarkan Jovanka menghadapi semuanya sendirian lagi. Tidak peduli berapa banyak duri yang harus mereka lalui, tidak peduli seberapa terlambat mereka menyadarinya-mereka akan memastikan adik mereka tidak lagi merasa sendirian. Namun, apakah cinta dan penyesalan cukup untuk menyembuhkan luka yang telah terukir begitu dalam? Ataukah semua ini sudah terlambat? Karena tak peduli seberapa besar keinginan mereka untuk melindungi, pada akhirnya hanya ada satu pertanyaan yang harus dijawab: apakah seorang pangeran yang telah kehilangan mahkotanya masih bisa menemukan rumahnya?

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi