Bukan Rumah Singgah

Bukan Rumah Singgah

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Sep 13, 2025
"Gak pernah ada persahabatan antara perempuan dan laki-laki tanpa adanya perasaan satu sama lain" satu kalimat yang seringkali Alina Manohara dengar dari teman-temannya. Tapi tak pernah sekalipun ia percaya akan hal itu "Gue kayaknya gak mungkin jatuh cinta sama sahabat gue. Gue gak percaya sama cinta." Sampai akhirnya dia merasakannya sendiri, dan teman-temannya berkata "Apapun makanannya, minumnya adalah ludah sendiri. Sekarang lo jatuh cinta juga kan sama SAHABAT lo itu!" "Bersahabat sejak sekolah SMP, mana mungkin bisa gue jatuh cintanya sekarang" Gadis itu masih saja denial dengan perasaannya. Zayn malik adalah sahabat sekaligus teman kuliah Alina. Ia adalah orang pertama yang berhasil membuat Alina kembali merasakan jatuh cinta setelah 3 tahun move on dari masa lalunya. Bertahun-tahun Zayn menjadi tempat pulang bagi Alina, begitupun sebaliknya. Ikuti cerita persahabatan Alina dan Zayn yang diuji dengan perasaan yang dimiliki oleh salah satunya. Apakah Alina akan jujur dengan perasaannya kepada Zayn? Atau membiarkan Zayn bahagia dengan pilihannya sendiri, dan Alina tetap mau dijadikan tempat Zayn untuk pulang?
All Rights Reserved
#79
remajadewasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 31 Months for You (Revisi)
  • AgniaDiary's
  • (End) Dear, Your My Special One
  • FRIENDzone (Completed)
  • Antara trauma dan kesempatan kedua
  • Ex or New? [REVISI]
  • LINE OF DESTINY
  • KITA DAN SEMESTA
  • DeaSea
  • MsS 2 : Ini Aku [ COMPLETED ]

"Tidak semua cinta harus disuarakan. Tidak semua harap harus digenggam. Kadang, mencintai diam-diam adalah satu-satunya cara bertahan." Alia tidak pernah menyangka bahwa satu tatapan singkat di awal masa kuliahnya akan mengubah segalanya. Septian, lelaki dengan sorot mata tenang dan senyum yang jarang muncul, perlahan tumbuh menjadi pusat semesta kecil di dalam hatinya. Selama tiga puluh satu bulan, Alia menyimpan rasa itu sendiri. Dalam doa-doa sepertiga malam. Dalam senyum pura-pura. Dalam perasaan yang tak berani ia akui, bahkan pada dirinya sendiri. Namun ketika kedekatan itu mulai tumbuh, semesta justru menguji dengan luka lama, rasa minder, dan kenyataan bahwa tidak semua yang kita doakan bisa kita miliki. Ini adalah kisah tentang cinta diam-diam, perasaan yang tumbuh tanpa janji, dan perjuangan mencintai diri sendiri di tengah luka yang belum sembuh. Pelangi di Balik Hujan Rindu bukan sekadar romansa. Ia adalah perjalanan tentang harapan, kehilangan, dan keberanian untuk melepaskan... meski hati belum benar-benar rela.

More details
WpActionLinkContent Guidelines