Tumbal Iblis

Tumbal Iblis

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 4, 2023
Blurb : Pada Malam hari setelah kematian istri Pak Musa, salah satu anaknya tiba-tiba meninggal dunia. Desas-desus setelah acara tahlilan banyak warga mengira kalau anaknya meninggal secara misterius. Tetangga Pak Musa kerasukan dan mengatakan, anaknya meninggal karena jadi tumbal Iblis Hitam. Desa Makmur jadi angker. Terjadi kerasukan massal dan warganya pada berhamburan ke luar rumah. Gelagat yang dicurigai adalah Pak Sayyid, karena hanya dia dan keluarganya sehat-sehat saja tanpa masalah. Tokoh utama datang, yaitu Kinan. Wanita yang baru pulang dari pesantren itu ikut resah dengan kejadian di desanya yang makin memperihatinkan. Dia mencoba mentelusuri, walaupun tekun agama, Kinan percaya dengan hal-hal berbau mistis. Lantas, siapakah yang menjadi dalang dari kematian-kematian tidak wajar di desa Makmur? Apakah Kinan mampu mengatasi misteri yang terjadi di desa Makmur? Atau Kinan justru menjadi tumbal selanjutnya? Pecahkan misteri dengan membaca cerita ini bersama Kinan!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝗣𝗜𝗦𝗨𝗡𝗚𝗦𝗨𝗡𝗚
  • RUMAH BEKAS TUMBAL (TAMAT)
  • MATA BATIN KEMBAR
  • Dendam Iblis Seribu Wajah - Gu Long
  • Tumbal Jembatan Desa
  • 7 Malam Setelah Nenek Meninggal (TAMAT)
  • Kotak Pandora
  • ILMU HITAM (COMPLETED)

Kinanti dan Ajeng membulatkan tekad untuk merantau berbekal satu alamat yang tertera di dalam surat. Mereka datang tepat beberapa hari setelah kedua anak Pakde Sembodo meninggal dalam musibah longsor tambang timah. Disambut baik, bahkan mereka tak benar-benar bekerja layaknya pembantu. Kehadiran keduanya diperlakukan seperti anak sendiri oleh Pakde Sembodo. **** Mereka bekerja tak ubah seperti di kampung, hanya beberapa permintaan Pakde Sembodo untuk mereka tak memasuki salah satu ruangan. Tidak ada yang aneh awalnya hingga Kinanti dan Ajeng merasa kalau ada sesuatu di rumah ini. Keluhan itu mereka sampaikan kepada Pakde Sembodo dan Mbokde Karsih. Alasan yang terdengar memang masuk akal dan mereka percaya apa kata Pakde Sembodo kalau rumah ini memang tidaklah seperti anggapan mereka. Diyakinkan lagi dengan mendatangkan Taipak, Atok Kahar. Semua itu ternyata bohong. Kinanti dan Ajeng acap berteriak. Bahkan puncaknya Kinanti tak sadar kalau telah membunuh Mbokde Karsih dalam perwujudan Ranti. **** Satu ritual sempat dilihat Kinanti. Seorang anak harus dibunuh oleh orang yang sepertinya dia kenal. Belum lagi sajen yang ada di dalam kamar Pakde Sembodo, menambah keyakinannya kalau Pakde Sembodo telah memuja satu pesugihan. Hasib pernah mengatakan itu sewaktu di Pasar Mambo. Kuat hatinya berkata kalau Pakde Sembodo pemuja salah satu pesugihan. Taipak yang didatangkan tempo hari ternyata telah berbohong kepada Kinanti, dan Ajeng. Dia menitipkan pesan untuk keduanya agar berhati-hati terhadap Pakde Sembodo, orang yang telah menganggap mereka anak. Semua dimulai ketika mereka harus segera menguburkan mayat Mbokde Karsih. Kebingungan yang melanda, memutuskan untuk menenggelamkan mayat Mbokde Karsih ke dasar lubang tambang, lubang yang konon telah mengubur kedua anak Pakde Sembodo. Berharap kejadian tak diketahui oleh siapa pun, dan rahasia akan membusuk di dasar lubang berair, tambang timah. Cover by: Niki_sinten

More details
WpActionLinkContent Guidelines