When The Sky Touches The Sea

When The Sky Touches The Sea

  • WpView
    Reads 9,443
  • WpVote
    Votes 317
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Sat, May 24, 2025
Setelah tujuh tahun berpisah, Langit Askyandara dipertemukan kembali dengan Sea Manikam Wirjaatmadja dalam sebuah project kerja bersama. Lama tidak bertemu, Langit masih belum dapat melupakan air mata Sea waktu itu. Meski tujuh tahun berlalu, suara Langit yang terus menerus memohon, hingga kini masih terngiang ngiang di telinga Sea. "Mereka bilang, doa yang dilesakkan ke langit ketika kita berulang tahun, akan cepat dikabulkan. Mereka bohong, Sky. Aku hanya ingin mati. Tapi, kenapa hingga kini aku masih terus hidup?" Bagi Langit, ia rela menyerahkan seluruh hidupnya demi Sea. Bagi Sea, ia memutuskan bertahan hidup demi Langit. Ketika langit mengecup laut, mungkin itu saatnya kita bertemu di garis cakrawala.
All Rights Reserved
#243
wattpadromanceid
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja yang Tersamarkan (COMPLETED)
  • Langit Senja (End)
  • SEMESTA
  • Ex or New? [REVISI]
  • Lembayung Cinta di Langit Senja (Terbit Self Publishing)
  • Langit Artharendra
  • FALL  |  WinBright

(Beberapa Part cerita diprivate, follow untuk membaca selengkapnya) Ini tentang kemampuan untuk menjaga hati. Ini tentang senja yang selalu pergi namun tetap kembali. Ini tentang hadirnya bintang selepas senja menghilang. Ini tentang kenyamananku berada diantara senja dan juga bintang. Jika aku diberi kesempatan untuk memilih, mungkin aku memilih untuk tidak. Karena egoku memaksaku untuk bersama keduanya. "Entah aku harus bahagia atau seperti apa, ketika selalu ada BINTANG selepas SENJA menghilang." ~Afanin Nahda Huwaida Hikam~ "Mengapa harus menyukai senja? Dia hanyalah bayangan cahaya orange yang tersamarkan dan akan menghilang dan tenggelam oleh sinar bintang." ~Mikael Al-Steve~ "Aku tak ingin menjadi senja, aku tak ingin menjadi langit, aku tak ingin menjadi bintang. Aku tak sedang menunggu, aku juga tak pula ditunggu. Aku hanya ingin menjadi AKU, dan aku hanya sedang memantaskan diri, bukan dinanti atau pun menanti." ~Athafaris Adnan Oktarian~

More details
WpActionLinkContent Guidelines