Story cover for KALA [REPUBLISH] by Drauvpadi
KALA [REPUBLISH]
  • WpView
    LECTURAS 262
  • WpVote
    Votos 90
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 262
  • WpVote
    Votos 90
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado may 25, 2023
Kala yang berati Waktu, Batara kala Putra dari Sang hyang Manikmaya (Batara guru) dan Dewi umayi (Batari Durga) .


Gayatri yang berati Memiliki tiga kekuatan, Dewi Gayatri Putri dari Batara Indra dan Dewi Samantha (Batari Matya) .



Gayatri di jodohkan dengan Batara Ganesha kakak dari Batara kala tetapi saat pertemuan antara Kala dan Gayatri di Ruang tari. Gayatri tak sengaja menaruh perasaan kepada Kala, Mereka sama-sama Menyukai satu sama lain. mereka juga sudah menikah tanpa banyak orang ketahui. Bagimana lika-liku Gayatri menjadi Istri dari Batara kala sang Batara Penghantar waktu, apakah Gayatri bisa bertahan dengan semua ini.
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir KALA [REPUBLISH] a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#6gayatri
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
MAHACINTABRATA SUKMA WICARA de Hardjasasmita
19 partes Concluida
"Mahacintabrata" adalah serial novel modern bagi penyuka wayang atau siapa pun yang ingin tahu tentang seni warisan budayawan Indonesia ini. Kisah pewayangan akan diceritakan dengan bahasa yang sangat menarik dan mudah dicerna, sehingga membuat pembaca ketagihan dan penasaran akan cerita selanjutnya tanpa takut terjebak pada plot yang membosankan seperti membaca buku sejarah. Sebenarnya cerita wayang seperti Mahabharata dan Ramayana itu sangat keren, namun karena banyak penulisan kisahnya masih tradisional sehingga membingungkan pembaca yang kurang mengerti jalan cerita atau latar belakang kejadian. Di dalam "Mahacintabrata", penulisan kisah pewayangan dikembangkan ke dunia penulisan roman dan drama modern agar lebih mudah disukai. Mahacintabrata Sukma Wicara adalah sebuah novel roman & drama modern kisah pewayangan yang berlatar kisah Mahabharata tentang para tokoh leluhur Pandawa, seperti Bisma, Setyawati, Pandu, Kunti, dll. Dan sebagai gebrakan awal tokoh yang diangkat dalam "Mahacintabrata" adalah seseorang paling sentral sepanjang kisah Mahabharata dari awal sampai akhir peperangan besar Bharatayudha. Seorang tokoh yang membangun keturunan Bharata, mengasuhnya, menjaganya, membesarkannya, mendidiknya, melindunginya, hingga memperjuangkan dan membelanya sampai titik darah penghabisan. Dan bahkan demi kecintaan dan rasa sayangnya dia bersumpah tidak akan mencintai siapa pun untuk dirinya sendiri demi mencegah kemungkinan keturunannya merebut hak keturunan Bharata! Dialah Resi Bisma Dewabrata, kakek dari Pandawa dan Kurawa. Bisma Dewabrata, panglima Hastina yang sakti ini bersumpah tidak akan mencintai seseorang sepanjang hidupnya. Muncul seorang putri, Amba yang bisa menggoyah keteguhannya. Permasalahan tahta Hastina berlanjut saat tiga pangeran keponakan Bisma, yaitu Dasarata yang bermata buta, Pandu yang cacat dan Widura yang pincang, harus berebut cinta antara tiga orang putri, yaitu Kunti, Madrim dan Gandari.
MAHACINTABRATA III: ARJUNA MENCARI CINTA de Hardjasasmita
50 partes Concluida
"Mahacintabrata" adalah sebuah novel modern bagi penyuka wayang atau siapa pun yang ingin tahu tentang seni warisan budayawan Indonesia ini. Kisah pewayangan akan diceritakan dengan bahasa yang sangat menarik dan mudah dicerna, sehingga membuat pembaca ketagihan dan penasaran akan cerita selanjutnya tanpa takut terjebak pada plot yang membosankan seperti membaca buku sejarah. Penulis telah menceritakan kisah Mahabharata dalam kisah roman antara Dewa Brata atau Resi Bisma di masa muda dengan Dewi Amba di Mahacintabrata I, lalu roman antara Pandudewanata dan Dewi Madrim beserta kedua saudaranya Destarastra dan Yamawidura dengan Dewi Gendari dan Dewi Kunti di Mahacintabrata II: Cinta Mati Dewanata. Kini saatnya masuk pada kisah Pandawa, yaitu kelima putra Pandu yang terdiri dari Yudhistira, Bimasena, Arjuna, Nakula dan Sadewa. Arjuna adalah Panengah Pandawa, di masa mudanya dia adalah seorang ksatria yang berilmu tinggi, tangguh dan juga tampan, sedikit sombong namun dibarengi dengan sejuta prestasi dan keberhasilan, yang juga tidak luput dari beberapa kegagalan dan kesalahan namun tidak pernah membuatnya putus asa. Termasuk saat harus menghadapi tantangan dari rival-rivalnya yaitu para Kurawa alias saudara tiri Pandawa, Aradea alias Karna alias kakak tirinya satu ibu, dan Ekalaya, seorang raja yang tangguh dari Paranggelung. Lalu siapakah wanita yang pantas bersanding dengan sang ksatria berwajah rupawan namun bernasib malang sepanjang hidupnya dan tidak akan pernah menjadi raja ini?
Istana Sriwijaya Masuk Zaman Modern de Miekajat
6 partes Concluida
Di zaman dulu, di tanah Sumatra, ada sebuah kerajaan yang sangat kuat dan makmur, yaitu Kerajaan Sriwijaya. Kerajaan ini dipimpin oleh seorang raja yang bijaksana dan adil, yaitu Raja Balaputradewa. Raja Balaputradewa memiliki seorang putri yang cantik dan cerdas, yaitu Putri Tara. Putri ini sangat disayangi oleh raja dan rakyat kerajaan, karena kebaikan dan kebijaksanaannya. Suatu hari, ada seorang pangeran dari kerajaan tetangga yang datang ke Sriwijaya untuk meminang Putri Tara. Pangeran ini bernama Pangeran Sangrama, dan dia sangat tampan dan gagah. Raja Balaputradewa sangat senang dengan kedatangan Pangeran Sangrama, dan dia langsung menerima pinangan tersebut. Putri Tara juga sangat senang, karena dia telah jatuh cinta dengan Pangeran Sangrama. Namun, ada seorang yang tidak senang dengan pernikahan tersebut, yaitu seorang patih yang bernama Patih Jayanasa. Patih Jayanasa sangat iri dengan kekuasaan dan kekayaan Raja Balaputradewa, dan dia ingin mengambil alih kerajaan tersebut. Patih Jayanasa mulai merencanakan sebuah plot untuk menghancurkan pernikahan Putri Tara dan Pangeran Sangrama. Dia menyebarkan rumor bahwa Pangeran Sangrama tidak layak untuk menikahi Putri Tara, karena dia tidak memiliki darah kerajaan. Raja Balaputradewa sangat marah dengan rumor tersebut, dan dia langsung memanggil Patih Jayanasa untuk menjelaskan. Patih Jayanasa tidak memiliki bukti untuk mendukung rumor tersebut, dan dia akhirnya mengakui bahwa dia telah berbohong. Raja Balaputradewa sangat kecewa dengan Patih Jayanasa, dan dia langsung memecatnya dari jabatannya. Pernikahan Putri Tara dan Pangeran Sangrama akhirnya dilangsungkan, dan mereka hidup bahagia selama sisa hidup mereka. Malam di Istana Sriwijaya masih diceritakan hingga hari ini, sebagai contoh kebijaksanaan dan keadilan Raja Balaputradewa, serta keberanian dan kecantikan Putri Tara. Mau tau kelanjutan ceritanya? Silahkan baca terus bab di bawah ini, Semoga terhibur..
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
ANSARA cover
MAHACINTABRATA SUKMA WICARA cover
Teperangkap Dalam Kebiasaan cover
Mystery Files: Light of Catastrophe cover
Sang putri Mahabaratha.  By: QuennL cover
Armor: Bubat [Completed] cover
MAHACINTABRATA III: ARJUNA MENCARI CINTA cover
Istana Sriwijaya Masuk Zaman Modern cover
Love My Teacher [Tahap Revisi] cover
Didhelikake ing Padjajaran (Selesai) cover

ANSARA

67 partes Concluida

Pernikahan yang bukan dilandaskan cinta, memang mimpi buruk bagi mereka yang tidak menerimanya. Ialah Bumigantara Dhiagatri yang hidupnya harus berubah lantaran dijodohkan dengan Ansara Saskiaputri, seorang gadis yang tidak kenal dan hanya pernah ia temui sekali seumur hidupnya, disaat masih sama-sama kecil. Ansara menerima takdirnya, sedangkan tidak dengan Bumi. Butuh kesabaran seluas dunia bagi Ansara untuk menjalani pernikahan penuh dengan penolakan itu, berdoa setiap malam agar seorang Bumi bisa mencintainya suatu hari. Karena bagi Ansara, Bumi merupakan cinta terakhirnya, sedangkan bagi Bumi, Ansara adalah petaka untuknya.