CLARISSA WOUND

CLARISSA WOUND

  • WpView
    Reads 483
  • WpVote
    Votes 443
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 14, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
kisah ini tentang seorang remaja yg bernama Clarissa yang tidak pernah di balas cintanya oleh sang crush,disaat dirinya sudah ingin uncrush tetapi kenapa pria itu malah mengejarnya. Jika ada yang lebih indah dari pelangi, yaitu dicintai oleh mu dengan tulus.apakah aku bisa masuk atau mengisi hatimu?sedangkan aku saja tahu bukan aku yang kamu inginkan.mencintai itu boleh tapi jangan harap kamu bisa memilikinya,dia tau kamu mencintai tapi bukan kamu yang dia harapkan,tunggu disaat dia sudah paham tentang apa itu cinta mungkin dia juga akan mencintaimu, intinya jangan menyerah ya. ••••• baca ya gais
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Yang Retak, Tak Selalu Hujan
  • TROUBLEMAKER
  • OCTOBER AND LOVE
  • Rasa yang dirahasiakan (Hiatus)
  • True love At school
  • Love you secretly 💙
  • Kita Tak Bisa Bersatu
  • NEED HUGS

Kalara adalah kisah seorang perempuan yang tumbuh di tengah luka, rindu, kehilangan, dan kenyataan yang tak selalu bisa dipeluk dengan logika. Sejak kecil, Kalara terbiasa menekan perasaan dan menyembunyikan tangis. Ia hidup dalam bayang-bayang keluarga yang dingin, cinta yang tak utuh, dan suara-suara dalam dirinya sendiri yang terus bertanya: Apakah aku pantas untuk bahagia? Perjalanan Kalara bukan tentang menemukan seseorang yang menyelamatkannya, tapi tentang keberaniannya untuk menyelamatkan diri sendiri. Di setiap bab, ia jatuh, terluka, dan mencoba bangkit-bukan dengan cepat, tapi dengan jujur. Ia bertemu dengan sosok-sosok yang mengguncang jiwanya, menghadapi masa lalu yang menyakitkan, hingga pada akhirnya ia memilih untuk duduk bersama lukanya, mengenalinya, dan perlahan merawatnya. Dari ruang-ruang gelap dalam dirinya, Kalara mulai belajar bahwa pulang bukan selalu tentang tempat-tapi tentang berani tinggal di dalam tubuh sendiri. Ia memahami bahwa tidak semua luka harus sembuh, cukup ditemani. Bahwa kehilangan tidak selalu berarti hancur, dan kebahagiaan bukan tujuan, melainkan keputusan. Di akhir kisah, Kalara tidak menjadi versi sempurna dari dirinya-melainkan menjadi utuh, dengan segala pecahan yang ia terima dan rawat sendiri. Kalara adalah kisah pulang. Bukan ke rumah, bukan ke seseorang-tetapi ke dalam dada sendiri. Dan di sana, ia membangun rumah dengan tangannya sendiri. Rumah yang tenang, hangat, dan cukup. 💐

More details
WpActionLinkContent Guidelines