Air Mata Daun Kelor

Air Mata Daun Kelor

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 27, 2023
Di Kulon Progo, terdapat seorang penjual geblek yang terkenal bernama Lastri, yang terkenal dengan kecantikannya. Namun, kecantikannya membuat ibu-ibu di pasar cemburu dan merasa terancam. Pardi, seorang pria biasa, tidak memedulikan kecantikan Lastri dan hanya ingin menyelesaikan kegiatannya di pasar. Suatu hari, ia bertemu dengan Bu Sari, salah satu ibu-ibu yang merasa cemburu terhadap Lastri. Mereka berdiskusi tentang perasaan iri dan cemburu tersebut, dan Pardi mencoba memberi saran agar mereka fokus pada kenangan indah dengan suami mereka. Kemudian, Pardi pergi mencari jangkrik untuk anak-anak yang berkunjung ke rumahnya sehari sebelumnya. Di tengah pencarian, ia secara tidak sengaja mendengar percakapan ibu-ibu yang merencanakan sesuatu terkait Lastri. Pardi menjadi curiga dan ingin mencari tahu lebih lanjut. Beberapa waktu kemudian, Pardi kembali ke pasar dan melihat warung Lastri sepi. Ia merasa bersalah karena merasa bertanggung jawab atas situasi tersebut. Pardi memutuskan untuk memberikan air kelor yang diyakini dapat mengusir kekuatan mistis kepada Lastri. Namun, rencananya tidak berhasil dan warung Lastri tetap sepi. Pardi kemudian bertemu dengan Bu Sari, yang memberitahunya alamat rumah Lastri. Pardi mengunjungi rumah Lastri dan mengetahui bahwa Lastri tengah mengurung diri karena sesuatu
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Laut dan Luka
  • Bayangan di Balik Kabut
  • Pincang Sebelah
  • Ibu Susu untuk Bayi Gaib
  • Happy Ending
  • Bisikan di Malam Hujan
  • Kita Bercerita Tentang Hari Ini
  • Pastry Love Story
  • Dendam anak Tiri
  • Larasati- Napas Dari Masa Lalu

"Laut dan Luka". Di sebuah desa pesisir yang sunyi, Laras hidup dengan luka yang tak kunjung sembuh. Ayahnya, seorang nelayan, hilang di laut ketika ia masih kecil, meninggalkan ibunya dalam kesedihan yang mendalam. Sejak itu, laut yang dulu penuh kenangan indah berubah menjadi tempat yang menakutkan baginya-sebuah kuburan tak bertanda yang menyimpan kehilangan. Suatu malam, seorang pria misterius bernama Raka datang ke desa itu. Ia tinggal di rumah tua dekat tebing, sering menatap laut dengan tatapan kosong. Tak ada yang tahu dari mana ia berasal, dan tak ada yang berani bertanya. Laras, yang awalnya tidak peduli, perlahan merasa tertarik pada sosok pria itu. Namun, semakin ia mengenal Raka, semakin banyak rahasia kelam yang terungkap. Desa yang tenang mulai diguncang teror. Mayat seorang nelayan ditemukan di pantai dengan luka-luka aneh di tubuhnya. Beberapa orang mengaitkan kejadian ini dengan kutukan laut, sementara yang lain mulai mencurigai pendatang baru yang tak banyak bicara itu. Laras pun dihadapkan pada pilihan sulit-mempercayai perasaannya terhadap Raka atau menghadapi kemungkinan bahwa pria itu adalah bagian dari sesuatu yang jauh lebih mengerikan. Di antara ombak yang berbisik dan rahasia yang mengintai dalam kegelapan, Laras harus menemukan jawabannya sebelum semuanya terlambat. Karena di tempat ini, laut tak hanya membawa luka, tetapi juga menyimpan kebenaran yang tak semua orang sanggup menerimanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines