Sisi Lain dari Gus

Sisi Lain dari Gus

  • WpView
    LECTURAS 61,700
  • WpVote
    Votos 3,129
  • WpPart
    Partes 70
WpMetadataReadConcluida vie, abr 12, 2024
~BIASAKAN FOLOW DULU SEBELUM MEMBACA YA MANTEMAN~🙏 "Sana kamu pulang, ngapain Masi disini, disini udah gak Nerima tamu ya mon maap" bicara Ayla pada anjing itu 'goog goog goog' Pemilik anjing itu akhirnya datang dan menarik anjingnya "Maaf ya neg" ujar pemilik anjing itu singkat, lalu menarik anjingnya untuk pulang "Wlee,wlee,wlee, wlee,wleeee...." Ayla mengejek anjing itu lagi dengan menjulurkan lidahnya pada anjing tersebut Karna memang pada dasarnya ayla mempunyai sifat jail, sekarang dia entah kurang kerjaan atau bagaimana , malam-malam mencari masalah dengan makhluk ciptaan Allah yang cute nan mempesona itu. "Kolbun jelek, kasiaan di tarik tarik kayak embe" ujar Ayla tengil Sedari tadi didalam Abi dan tamu-tamunya menonton tingkah putrinya itu, mereka terkekeh melihat putri dari seorang Abi al-ayyubi "Ada ada saja putri mu itu bi" ujar Kiayi Malik sahabat Abi,sambil terkekeh Disisi lain imam yang ikut memperhatikan tingkah laku Ayla ,imam dibuat gemas sendiri, imam tersenyum-senyum tidak jelas
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Stay (Away)
  • Annam Al Abbiyan
  • ESHA🍓 || (END)
  • GILANG ABRAHAM
  • PERANTARA SURGAKU [END]
  • ATHARLA [REVISI]
  • Love Till Jannah [END]

⚠️Cerita Mengandung Bawang⚠️ "Lo maunya apa sih?!" Prilly mengeluarkan seringai menggodanya. Tangannya terulur menuju kerah seragam Ali, ia menarik kerah Ali hingga tubuh Ali terhempas mendekat ke arahnya. Lantas ia berbisik dengan suara seraknya, "Lo tanya mau gue? Mau gue itu cuma hati lo." "Murahan," ujar Ali sarkastik sambil menarik tubuhnya menjauh. Prilly masih mempertahankan seringaiannya. "Gue gak bakal semurahan ini kalo lo gak jual mahal sama gue," balas Prilly berusaha memepetkan tubuhnya kepada Ali. Hal itu membuat Ali berdengus jijik, enggan luluh dengan sikap Prilly. "Cih, dasar jalang!" Prilly menatap tepat di bola mata Ali, ia memonyongkan bibirnya dan memajukan dirinya seperti ingin mencium Ali. Tetapi, hal itu tentu hanya sebuah gertakan saja. "Gue gak bakal jadi jalang, kalo lo gak nolak cinta gue!" Prilly berteriak kencang tanpa memikirkan harga dirinya lagi. "Tapi, gue udah punya pacar!" Ali berdesis sembari menatap tajam Prilly. "Putusin pacar lo, terus jadian sama gue. Gampang 'kan?" Ucapan enteng Prilly membuat emosi Ali tersulut. "Lo gak cinta sama gue tapi lo terobsesi buat milikin gue. Dan itu buat lo gila!" Prilly berdecih, "Iya. Gue gila. Dan itu semua, karena lo!" Dua tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Prilly untuk mengejar Ali dengan cara-cara murahan, dan hasilnya ia selalu ditolak mentah-mentah oleh Ali. Ini semua berawal dari Prilly yang sering mengumbar gombalan kepada laki-laki di kelasnya dan Ali adalah salah satunya, dan itu semua berakhir pada perasaan semu yang nyata. Awalnya Ali tidak pernah menganggap serius gombalan Prilly, tetapi Prilly mulai melakukan tingkah konyol, seperti saat Prilly mengumumkan kepada seluruh teman sekelasnya bahwa mereka resmi berpacaran. Hal itu membuat Ali muak dan membenci Prilly. Oleh karena tingkah murahan Prilly, Ali tidak ingin berinteraksi selayaknya teman sekelas kepada Prilly. Seringkali Ali menyuruh Prilly menjauh, namun selalu dibantah dan Prilly memilih untuk b

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido