_"Ini kamu lagi sama siapa?"_ tanya Keyla sembari menunjukkan foto yang dikirim oleh Khansa-sebuah potret Fagal, kekasihnya, sedang duduk berhadapan dengan seorang perempuan di sebuah restoran.
_"Aku bisa jelasin kok, sayang,"_ ucap Fagal buru-buru, mencoba membela diri.
_"Yaudah, jelasin sekarang,"_ balas Keyla, matanya tak lepas dari wajah laki-laki itu.
_"Perempuan yang ada di foto itu cuma temen aku. Kita di situ gak cuma berdua kok, yang lain juga ada-cuma belum pada datang waktu fotonya diambil,"_ jelas Fagal, seolah semua itu adalah hal sepele.
Namun, bagi Keyla, kepercayaan bukan sesuatu yang bisa begitu saja diberikan kembali. Apalagi ketika ketidakpastian mulai merayap ke dalam hubungannya.
***
_"Ar, emangnya kalau kuliah semester dua itu udah sering praktek ya?"_ tanya Keyla pada Arshaq, sahabat sekaligus tetangganya.
_"Kamu ngomongin soal Fagal ya?"_ tebak Arshaq tanpa ragu.
_"Iya, akhir-akhir ini dia susah banget dihubungin. Setiap dia aku ajak ketemu, alasannya selalu sama: praktek."_
Arshaq mengangguk pelan. _"Gue kurang tau sih, Key. Gue sama Fagal beda jurusan, jadi soal kedokteran gue gak ngerti banyak. Tapi kalau lo ngerasa ada yang berubah, mungkin emang perlu lo omongin serius sama dia."_
***
_"Rir, luka gue udah sembuh,"_ ujar Keyla sambil tertawa kecil.
_"Sembuh gimana? Ini masih berdarah loh, Key."_ Dharir masih fokus membersihkan luka di tangan Keyla.
Keyla menatap Dharir dengan tatapan yang berbeda. _"Dharir, luka gue udah sembuh...."_
Dharir terdiam. Tangan yang tadi sibuk dengan perban kini terhenti. Ia menatap gadis itu, mencoba membaca makna di balik senyumnya yang sedikit getir. Mungkin, untuk pertama kalinya, luka yang tak terlihat itu akhirnya mulai mengering-dan Keyla mulai menata ulang hatinya.
Cover by pinterest
Per part nya singkat 500 - 600 an kata
------------------------
Ini kisah tentang Arqeela Zea , gadis berusia 18 tahun yang lebih suka kesunyiaan dan hal hal yang ia sembunyikan dengan apik.
Hingga suatu hari ia harus berurusan dengan laki-laki bernama Arfah Setya Argantara, salah satu triplets Most Wanted di SMA.
*********************************
"Lo masih harus dirawat Ze," Ujar Arfah lirih.
"Gue ga kenapa-kenapa, dan sekarang gue mau balik ke sekolah," Dengan wajah pucat nya Zea menatap Arfah datar.
"Setelah apa yang terjadi, lo masih mikirin sekolah? Lo gila?!" Arfah menaikan sedikit nada bicaranya.
"LO YANG GILA! GUE GA HAMIL ARFAH! LO TERLALU LAWAK BILANG GUE KEGUGURAN!" Tubuh Zea merosot, runtuh sudah pertahanannya. Air mata nya mengalir begitu deras.
"Maafin gue Ze, gue bener-bener minta maaf," Arfah memeluk tubuh Zea yang gemetar dengan tangis yang pecah penuh sesak, membuat keempat orang lainnya ikut meraskan luka nya.