Hug Me After Sunset | Renjun & Ryujin

Hug Me After Sunset | Renjun & Ryujin

  • WpView
    Reads 996
  • WpVote
    Votes 121
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 3, 2025
"Give me your heart and i'll hug you whenever you want." -Huang Renjun- *** Empat tahun berlalu namun Renjun belum bisa melupakan sosok gadis yang menjadi cinta pertamanya. Takdir seolah merestui keduanya, ketika mereka justru dipertemukan kembali sebagai rekan kerja. Hal yang sama dirasakan oleh Ryujin. Meski selalu menunjukkan penolakan terhadap Renjun, jauh di lubuk hatinya, ia masih menyimpan perasaan untuk laki-laki itu.
All Rights Reserved
#19
sunrise
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [Terjemah] SAVE ME, KEEP ME | MarkChan GS ✔️
  • Surrender (Jaeren)
  • I'm Not Him
  • My (Twins) Boyfriend (Hyuckren) [END]
  • Location Unknown
  • Wounded Soul [SUDAH DITERBITKAN]
  • Love Letter's ✔️
  • LOVE IS COMPLICATED [Renjun]  ✔
  • Võiltus [HWANGSHIN] ✔

🔞 "Kau tidak membodohiku, kan, Mark?" Haechan bertanya sambil meletakkan kepalanya di dada Mark. Pikiran Mark menyuruh untuk mendorong perempuan itu menjauh, tetapi tubuhnya melakukan hal sebaliknya karena tangannya kini justru mendarat pada rambut Haechan. "Mengapa menurutmu begitu?" Dia mengangkat bahu. "Kau tidak terlihat jahat. Kadang-kadang kupikir kau hanya mahasiswa biasa, dan ini hanya sebuah permainan dare. Aku hanya ingin memastikan, apakah kau akan menepati janjimu? Aku sebenarnya mempertaruhkan nyawaku dengan memata-matai dia, dan aku tahu bahwa dia adalah orang yang berbahaya. Aku hanya ingin memastikan aku akan mendapatkan hasil sesuai kesepakatan." Mark tidak perlu memandang untuk mengetahui kekhawatiran Haechan. Bagaimanapun, kekhawatiran seperti itu memang pantas ada. Keduanya hidup di dunia di mana kepercayaan sulit dihasilkan dan didapatkan. Haechan punya hak untuk ragu. "Aku bukan orang yang seperti itu," jawabnya. "Aku berniat menepati janjiku. Ketika semua ini selesai, aku akan membeli kebebasanmu, lalu kau bisa meninggalkan tempat ini dan melakukan apa pun yang kau inginkan." Original story: Rainy_Summer Alih bahasa: yourdayssi

More details
WpActionLinkContent Guidelines