SOUL THE INEFFABLE [End]

SOUL THE INEFFABLE [End]

  • WpView
    Reads 3,945
  • WpVote
    Votes 2,874
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 4, 2024
Ini cerita yang aku benci, tentang bagaimana jiwa ku kembali ketempatnya, kenangan kembali bersinggah di hatiku, bagaimana aku dapat kembali menemukan cahayaku. Aku menutup mataku seperti biasanya kegelapan segera menutupinya, namun malam itu berbeda sedikit cahaya mulai muncul, aku membuka mataku sedikit demi sedikit sesosok pria memakai kemeja putih yang basah sedang menggendong seorang wanita berambut kecoklatan. Beberapa pertanyaan langsung muncul di pikiranku, siapa pria itu?, siapa yang di gendong nya?, aku??. Aku berkedip pandanganku berubah, yang tadi nya seolah aku melihat mereka dari kejauhan, sekarang pandang ku langsung mengarah keatas melihat si pria seolah memperjelas pertanyaanku yang tadi, wanita itu adalah aku dengan versi lainnya. INI CERITA PERTAMA KU AKU HARAP BEBERAPA DARI KALIAN MENYUKAI NYA ⍨⃝ Aku menulis dan mengarang nya sendiri, dan jika ada kesalahan atau apa pun mohon maaf.
All Rights Reserved
#70
sadness
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PAROQUET (✓)
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • KITA YANG HAMPIR SELAMANYA
  • psychologycal
  • Past Recording [48] | End
  • REGATHAN [END]
  • Setulus Kasihmu (End)
  • Kisah {Complete}
  • ALVIN (On Going)

Jodoh itu bisa dengan siapa saja. Aku bahkan tidak sekali pun berencana untuk menetap di sisinya selagi dia menetap di hatiku. Hanya saja kadang aku menyalahkan Tuhan ketika jiwa tak tahu diriku menolak kenyataan, bahwa aku lahir lebih lambat dua puluh satu tahun darinya. Membuatku ragu bahwa dia jodohku, meski dia selalu memujiku di tempat tidur, menciumku dengan mesra kapan pun ia mau, dan membisikkan kalimat sensual yang mampu merontokkan segala sisi egois dan keras kepala yang kupunya. Aku mencintainya, sungguh. Aku tidak mempermasalahkan usianya yang nyaris kepala empat. Aku menerima dia apa adanya, bukan karena dia seorang kaya raya. Aku tidak meragukan statusnya sebagai seorang suami dan ayah bagi seseorang karena kutahu, seharusnya dia tidak perlu berada di posisi itu. Aku Cinta dia. Taehyung adalah milikku Tapi wanita itu terlalu serakah. Dia merebut segala yang hampir kuraih dan membuatku nyaris mati karena ditinggalkan. Jadi sudah sepantasnya 'kan aku merebutnya kembali? (Publish ulang karena kena report di akun lama)

More details
WpActionLinkContent Guidelines