next  my life
  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 4, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
etelah satu minggu kelulusan ku dari sekolah menengah atas akhirnya aku masuk kategori pengangguran di negaraku tercinta ini. Bangun pagi tanpa cuci muka langsung turun untuk sarapan Bersama yang lain. seperti biasa, aku tidak peduli dengan ocehan yang meledek diriku, yang penting aku masih cantik walau tanpa cuci muka terlebih dahulu. itulah aku Leo yuarvi kalson. si anak kesayangan. kata mereka yang melihatnya sekilas. Lagian mengigat hari merupakan hari pertamanya kembali ke rumah ini. Karena di tempat sebelumnya yaitu di rumah neneknya dia ada yang harus urus terlebih dahulu sebelum balik ke jakarta dimana rumahnya berada. Lagian jika aku terlambat turun ke bawah mereka juga yang repot memanggilku, dan sarapan mereka akan tertunda tanpa kehadiranku. "pagi semua..." sapaku dilanjut dengan suara decitan kursi yang ku geser, lalu mendaratkan bokongku disana. "pagi juga sayang..." balas Diana dan dibalas yang lainnya. "menikmati banget kayaknya liburnya yah kak" ucap panji yang memperhatikan tingkah kakaknya itu beberapa hari ini. "seperti yang terlihat!" balas leo yang membuat yang mendengarnyaa geleng kepala. "sihar brangkat dulu ya Mih, Pih" ucap sihar sambal mengecup pipi Diana seperti biasanya. Dilanjut menyalimi james yang baru saja datang ke meja makan untuk sarapan. "leo kangen banget sama lo bang" ucap leo memeluk sihar sembarang. ya mereka belum jumpa tadi malam karna leo langsung istrahat tidak menunggu sihar yang memang lagi pulang malam. "iya abang juga kangen sama adek bar-bar abang" ucap sihar membalas pelukan adeknya itu. "sarapan dulu" terdengar intruksi James papi mereka. "udah Pih" sahutnya lalu pergi buru-buru menghilang dibalik pintu. "buru-buru banget sih" ucap leo entah pada siapa. "telat kali" sahut panji. "sudah ... habiskan sarapan mu nanti kamu juga ikutan telat" ucap diana mengingatkan anak bungsunya itu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bunda taehyung~~KOOKTAE
  • Judul standar - ^-^ "My Teddy Bear "
  • Story Of Love (Completed)
  • Mengalah? Gak papa (END)✔
  • Aku Dia Berbeda [END]
  • I'm Hurt (Sehun - Jieun) (✔)
  • It's True Love With Ketos
  • DEAR MR.COLD
  • Janji Untuk Aluna

"Tata banguin ayah nak!" " Iya bunaa" teriak sekecil Yaa dia kim/jeon taeguk yg dipanggil tata dia ank angkat taehyung dan jungkook. " aya banun aya kata buna banun suluh mamam"tata ters mengguncang kan tubuh ayah nyaa. "Tata iya ayah bangun." "Pagi sayang" sapa jungkook "pagi jung" Taehyung menghampiri kekasihnya dan membenarkan dasi jungkook. "Jung ceptan kamu sarapan nanti telat kamu kekantornya." Kata taehyung yg selesai membenarkan dasi nya. "Hmm." "Tata mau makn pakai apa nak?." "Tata au pate nudet cama cucis buna." Pekik sekecil , taehyung langsng menyiapkan makan sekecil dan membrikan nya kepada tata Jungkook kini sudh selesai sarapan nya dan langsng menghampri taehyung dan tata jungkook mencium bibir dan kening taehyung dan lanjut cium putra nyaa. Upss calon putra nya. Selasai sarapan tata dan taehyung menghantar jungkook ke depan rumahnya. "Aku berangkat dlu yaa." Kta jungkook dan langsng mencium bibir taehyung ." Yaa kamu hati-hati bwa mobil nya nanti istirahat mau dimaskin apa?" Tanya taehyung "Apa aj yg pentng kamu yg mask." "Tata ayah berangkat dlu yaa jangan nakal loh." Kta jungkook dan memeluk putra nya "Iya aya tata nda natal th." Jungkook hanya tersenyum melihat nya "Yaudh aku jaln dlu ya." Kta jungkook dan langsng msk kemobil nya . "Dadah aya." Seru sikecil , jungkook pergi dan kelakson kan mobil nya. Sekarang taehyung dan tata sudah didalam rumah "Tata mandi yuk nanti kita kerumah grandma." Ajak taehyung dan langsng di anggukan dengan semangat oleh si kecil. Huwaaaa ada yg mau mampir klo mau jgan lupa vote and komen yerobun😙🤗 #jjkth

More details
WpActionLinkContent Guidelines