Diujung Perpisahan [ ON GOING ]

Diujung Perpisahan [ ON GOING ]

  • WpView
    Reads 738
  • WpVote
    Votes 110
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 10, 2023
"Jika kehadirannya membuatmu lupa akan kehadiranku, maka kepergiankulah yang akan menyadarkanmu,"_Ochaa... "Aku sangat mencintaimu tapi aku juga tak bisa meninggalkannya,"_ Rully... Awalnya hubungan Ocha dan Rully berjalan baik baik saja sama seperti pasangan yang lainya. Sebelum kedatangan orang asing yang membuat hubungan mereka seperti dineraka. Rasa sakit kecewa kini sudah terbiasa menemani keseharian Ocha.Entah bcerapa kali lagi kata maaf yang harus Ocha dengar keluar dari mulut Rully. Kata maaf hanyalah sekedar kata penenang agar aku tidak pergi darinya. Hanya orang bodoh yang meminta maaf kemudian mengulangi kesalahan yang sama. Jika kamu tidak bisa memilih maka biarkan aku mengalah untuk wanitamu yang kamu sebut sebagai adikmu itu. Catatan: [ CERITA INI DIANGKAT DARI KISAH PRIBADI PENULIS, JADI NO PLAGIATTTT!!!!!!]
All Rights Reserved
#919
orangketiga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • Sour Seventeen
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • Dear Heartbeat [COMPLETED]
  • KHALILA AND OTHERS
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • Obat Untuk Luka | End
  • Zenna Story
  • God's Surprise ( Slow Update )

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines