
Bagi Alina, KKN di Lapas seharusnya hanya tentang pengabdian akademik. Ia datang untuk membawa ilmu, bukan untuk menyerahkan hal lain. Namun, pertemuan dengan Bara, sosok pemuda dingin dengan sorot mata penuh luka berhasil meruntuhkan pertahanan logikanya. Mencintai Bara adalah kesalahan fatal bagi seorang Alina. Dunia mereka berbeda. Langit dan bumi. Putih dan hitam. Namun, semakin Alina mencoba menjauh, semakin takdir mempermainkan mereka dalam pertemuan-pertemuan sempit di balik jeruji. Di saat logika berteriak untuk pergi, hati Alina justru memilih untuk tinggal. Tapi, sanggupkah cinta yang rapuh itu bertahan menghadapi vonis hakim dan stigma masyarakat yang kejam? Sebuah kisah tentang pertemuan singkat yang membekas selamanya. "Kamu adalah doa yang tak berani aku aminkan, dan aku adalah dosa yang tak pantas kamu sebut dalam sujudmu." - BaraAll Rights Reserved
1 part