Antibiotik

Antibiotik

  • WpView
    Reads 3,645
  • WpVote
    Votes 141
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Thu, Mar 12, 2015
9. Last Dinner: "Seandainya bisa, aku ingin kembali pada masa-masa kami bersama. Menjalani masa muda dengan penuh kebodohan. Lulus dan wisuda dengan nilai cumlaude, merupakan sebuah prestasi, tapi bertemu dengan gadis itu, adalah kesalahan terbodohku. Dan membiarkannya terus berada dalam impianku hingga membuatku tak mampu lagi mengingkari bahwa aku jatuh cinta padanya, adalah kesalahan terbesarku. Aku tahu aku seharusnya berhenti, ketika Elly mengirimkan pesan bahwa ia merindukanku. Tapi aku tidak bisa menolong diriku sendiri. Memandangnya dari jauh, aku tahu aku menginginkannya. Bahkan ketika ia bersama teman-temannya, aku tahu aku ingin menculiknya dan membawanya untukku seorang. Saat ia memandangku dengan matanya yang indah, aku tahu aku sudah sangat tidak tertolong.."
All Rights Reserved
#33
kucing
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan Yang Tak Merindukan Pelangi [ORINE]
  • hanya kamu istri ku
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • Heartbeats: Di Antara Dua Dunia
  • BACKBURNER
  • Kamar Kosong 13 S2 [End] ✓
  • FALLING IN LOVE
  • Maafkan Aku
  • Cinta Yang Dingin Hati Yang Tersimpan (Fredel)
  • AKSARA LARA(END)

Penantian Liora terhadap sebuah kebahagiaan yang telah lama hilang dalam hidupnya membuahkan hasil. Kebahagiaan itu kembali hadir dalam hidupnya yang kosong, seolah dunia membawanya kembali ke tempat yang tepat. Namun, kebahagiaan itu tak bertahan lama. Kebahagiaan itu kembali menghilang setelah Liora mengetahui sebuah kebenaran yang selama ini ia cari. Kebenaran itu membukakan sebuah pintu yang tak pernah Liora bayangkan dalam pikirannya. Dalam perjalanan itu, ia harus memilih antara dua hal yang sangat ia cintai---dua hal yang kini saling bertentangan dan tak pernah ia duga sebelumnya. _________________________ "Hidup Aku terlalu banyak luka, Ci." "Aku akan obati semua luka kamu, Lio. Pelan-pelan, kita lewati semuanya bareng-bareng." _________________________ ©yssctmr_gf

More details
WpActionLinkContent Guidelines