Story cover for Antibiotik by katakukatamu
Antibiotik
  • WpView
    Membaca 3,589
  • WpVote
    Vote 141
  • WpPart
    Bab 10
  • WpView
    Membaca 3,589
  • WpVote
    Vote 141
  • WpPart
    Bab 10
Lengkap, Awal publikasi Mar 06, 2015
9. Last Dinner:

"Seandainya bisa, aku ingin kembali pada masa-masa kami bersama. Menjalani masa muda dengan penuh kebodohan. Lulus dan wisuda dengan nilai cumlaude, merupakan sebuah prestasi, tapi bertemu dengan gadis itu, adalah kesalahan terbodohku. Dan membiarkannya terus berada dalam impianku hingga membuatku tak mampu lagi mengingkari bahwa aku jatuh cinta padanya, adalah kesalahan terbesarku.

Aku tahu aku seharusnya berhenti, ketika Elly mengirimkan pesan bahwa ia merindukanku. Tapi aku tidak bisa menolong diriku sendiri. 

Memandangnya dari jauh, aku tahu aku menginginkannya. Bahkan ketika ia bersama teman-temannya, aku tahu aku ingin menculiknya dan membawanya untukku seorang. Saat ia memandangku dengan matanya yang indah, aku tahu aku sudah sangat tidak tertolong.."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan Antibiotik ke perpustakaan kamu dan menerima pembaruan
atau
#766kucing
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Truth After Love (Tamat, segera terbit) oleh tiaxyl
36 bab Bersambung Dewasa
perang "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Truth After Love (Tamat, segera terbit) cover
PAIN  cover
Ketukan Takdir cover
BACKBURNER  cover
Cinta Yang Dingin Hati Yang Tersimpan (Fredel)  cover
Maafkan Aku cover
Hujan Yang Tak Merindukan Pelangi [ORINE] cover
RETURN  cover
Love in Difference  cover

Truth After Love (Tamat, segera terbit)

36 bab Bersambung Dewasa

perang "Sayangkuu, cintakuu. Gimana dengan hari ini, hm? Are you happy?" "Seru dong, senang karena ada kamu, Ka. Hehe." Dulu, setiap percakapan kecil seperti itu mampu menyulap hariku jadi lebih indah. Tapi semua itu kini tinggal kenangan. Hubungan yang manis dan penuh tawa itu akhirnya harus berakhir, bukan karena cinta kami memudar, tapi karena kenyataan terlalu pahit untuk ditelan bersama. Aku masih mencintaimu. Masih ingin mendekat, masih berharap bisa kembali. Tapi jarak ini bukan lagi tentang raga-melainkan tentang takdir yang tak mengizinkan kita bersatu. Cinta kita besar, tapi tidak cukup untuk melawan kenyataan yang tak berpihak. Banyak halangan yang kucoba lalui demi kamu, demi kita... tapi ternyata semesta punya rencana lain. Kini, aku hanya bisa menatapmu dari kejauhan. Ingin kembali, tapi tak bisa. Ingin melepaskan, tapi hatiku belum rela. Satu kejadian itu-satu hari yang mengubah segalanya-telah memutus tali yang tak terlihat namun sangat kuat mengikat kita. Jika bukan karena kejadian itu, mungkin aku masih tersesat dalam hubungan yang samar: ada, tapi tak punya peran. Dulu aku memegang peran utama di hidupmu. Sekarang? Bahkan untuk menjadi figuran pun aku tak lagi layak. Kita pernah sangat dekat, tapi kini aku tahu... melepaskan sesuatu yang sudah terasa seperti rumah tidak akan membuat segalanya membaik. Bahagia tidak selalu datang setelah menjauh. Dan seringkali, hubungan yang tampak sempurna dari luar menyimpan luka yang tak pernah terucap. Aku tak menyangka semuanya akan berakhir seperti ini. Tapi yang sudah terjadi, biarlah terjadi. Meski begitu, kenangan itu-kenangan tentang hari itu-masih terpatri jelas di pikiranku. Hari saat aku sadar... cinta saja tidak cukup.