Kehidupan Di Ujung

Kehidupan Di Ujung

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 31, 2023
Cerita ini mungkin dialami oleh beberapa orang. Mereka yang sering sekali merasa 'sendirian' di dunia ini dengan berbagai cobaan hidup yang bermacam-macam merasa bahwa Tuhan tidak sayang dengan mereka hingga beberapa memilih untuk mengakhiri hidupnya. Tetapi, tak ayal pula beberapa memilih bertahan dan berusaha melaluinya walau dengan kesakitan luar biasa. Ini bukan kisah tentang pesakitan manusia yang menyerah dengan hidup. Ini adalah kisah si pesakit yang bertahan walau dunia terus memberinya cobaan namun memilih tetap bertahan hidup. Kehidupan Di Ujung yang tak tahu akan berujung bahagia atau lebih bahagia dari yang pernah diharapkan. Terima kasih untuk para Pesakit yang sampai detik ini memilih untuk tetap hidup. Terima Kasih, Aku. Terima kasih, Kalian.
All Rights Reserved
#410
psikologi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SATU RAGA SERIBU LUKA |
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • Kau Akan Temukanku Digaris terdepan
  • Jovanka dan Abang Kembar
  • Jalan yang Bengkok
  • Perjalanan Cintaku...

Ini adalah cerita tentang seorang remaja 16 tahun yang harus menghadapi kejamnya dunia, Jidan Pradipta Aldevaro pemuda yang berumur 16 tahun itu harus menelan pahitnya saat ia mengetahui bahwa kedua orangtua nya sudah meninggal dunia saat dirinya baru melihat dunia pertama kali. Neneknya, tante, om, bahkan kakaknya dan seluruh keluarga Jidan menyalahkan dirinya akibat kematian kedua orangtua nya sendiri, bayi yang bahkan belum mempunyai dosa itu harus terbiasa dijauhi, di benci, dan dimaki oleh keluarga nya. Jidan sejak kecil dititipkan di panti asuhan oleh keluarganya, setelah jidan berumur 5 tahun om dan tantenya membawa jidan pergi dari panti asuhan, ia pikir mereka sudah memaafkan nya dan akan memberikan kasih sayang kepada dirinya, tapi lagi lagi Jidan harus mengubur jauh jauh impiannya. Om dan tantenya memperlakukan Jidan layak nya binatang, bahkan binatang pun tetap diberi elusan lembut sedangkan Jidan? bukan elusan ataupun kata kata manis, melainkan pukulan, cacian, dan makian yang menjadi makanan Jidan setiap harinya. Jidan pikir untuk apa ia hidup kalau hanya diperlakukan seperti binatang, takdir tak pernah bekerja sama dengannya, kebahagiaan tak pernah mendatanginya, lantas untuk apa lagi dia hidup? Tak mempunyai teman, keluarga, bahkan sahabat. Pernah terlintas dalam hati kecil Jidan, "apakah aku bunuh diri saja? " sia' ia hidup bukan. Hingga tanpa disangka' takdir memihak padanya, Entah sementara atau selamanya. Takdir mendatangkan 6 orang laki laki yang sangat peduli dengan Jidan, yang memberi tahu padanya arti kebahagiaan. Jidan bahagia, sangat bahagia. ~Disinilah kisah Jidan dan 6 sahabatnya dimulai. [06/01/2025] #in Nctdream ⚠️ Jangan plagiat! ⚠️ Cerita ini murni dari pemikiran author ⚠️ Jangan disangkut pautkan dengan kehidupan real life _🌱

More details
WpActionLinkContent Guidelines