Story cover for Kehidupan Di Ujung by varaannisa
Kehidupan Di Ujung
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published May 31, 2023
Cerita ini mungkin dialami oleh beberapa orang. Mereka yang sering sekali merasa 'sendirian' di dunia ini dengan berbagai cobaan hidup yang bermacam-macam  merasa bahwa Tuhan tidak sayang dengan mereka hingga beberapa memilih untuk mengakhiri hidupnya. Tetapi, tak ayal pula beberapa memilih bertahan dan berusaha melaluinya walau dengan kesakitan luar biasa.  Ini bukan kisah tentang pesakitan manusia yang menyerah dengan hidup. Ini adalah kisah si pesakit yang bertahan walau dunia terus memberinya cobaan namun memilih tetap bertahan hidup. Kehidupan Di Ujung yang tak tahu akan berujung bahagia atau lebih bahagia dari yang pernah diharapkan. Terima kasih untuk para Pesakit yang sampai detik ini memilih untuk tetap hidup. Terima Kasih, Aku. Terima kasih, Kalian.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Kehidupan Di Ujung to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Melangkah Tanpa Arah  by haechanah05
7 parts Ongoing
Tidak semua orang punya orang tua yang bisa diandalkan. Ada kalanya kita yang diandalkan oleh mereka, di setir layaknya robot tanpa punya rasa. mereka tak mau mendengar sedikit pun keluhan, semuanya harus tertata sempurna, selayaknya Tuhan yang tanpa kekurangan. kisah empat remaja, yang berusaha bertahan ditengah luka yang mereka punya, tentang masalah keluarga yang berbeda, namun dengan torehan luka yang sama. "capek bangett fuck, pengen pulang aja rasanya, tapi kemana gue harus pulang? " hanan "ke gue, pulang ke gue, anggap gue rumah lo, rumah kalian" nata "nat, peluk gue, gue butuh di puk-puk, sambil di pat-pat, perihal gue yang lima bulan lebih dulu minum susu, gue tetep butuh pelukkan lo. Hari ini ibu datang lagi, dia minta duit hasil gue meres keringet" raga "sini gue peluk, sambil puk-puk dan pat-pat. gapapa ya? nanti allah ganti duit lo yang lebih banyak dari yang lo kasih, buat makan nanti, lo ga usah pusing, nanti gue masakin lo tiap hari, kalo ada kebutuhan lo bisa pake uang gue dulu" nata "nat, gue pengen mati aja, hidup juga percuma, bokap selalu mukul gue, gue capek nat" jagat "sutt ga boleh ngomong gitu, sini lukanya gue obatin, kalo capek istirahat ya, jangan Coba-coba buat mati, mati bukan suatu hal yang bisa dicobain, capeknya dibagi sama gue, biar lebih ringan" nata "gue ga seberguna itu ya? gue ga seberharga itu ya? apa salah gue bodoh? gue juga ga mau terlahir jadi orang bodoh" nata "nat yang perlu lo tau, lo itu berharga buat kita, lo permata yang wajib kita jaga keindahannya" jagat "lo ibarat penerang di kegelapan, lo sangat amat berharga, tangan mungil lo ini, yang udah narik kita dari lingkaran setan" hanan "lo ga salah, dan lo ga bodoh, lo terlalu pintar, dan terlalu berharga buat kita" raga #00line #renjun #jeno #haechan #jaemin
SATU RAGA SERIBU LUKA | by Jenalexa_078
54 parts Ongoing
Ini adalah cerita tentang seorang remaja 16 tahun yang harus menghadapi kejamnya dunia, Jidan Pradipta Aldevaro pemuda yang berumur 16 tahun itu harus menelan pahitnya saat ia mengetahui bahwa kedua orangtua nya sudah meninggal dunia saat dirinya baru melihat dunia pertama kali. Neneknya, tante, om, bahkan kakaknya dan seluruh keluarga Jidan menyalahkan dirinya akibat kematian kedua orangtua nya sendiri, bayi yang bahkan belum mempunyai dosa itu harus terbiasa dijauhi, di benci, dan dimaki oleh keluarga nya. Jidan sejak kecil dititipkan di panti asuhan oleh keluarganya, setelah jidan berumur 5 tahun om dan tantenya membawa jidan pergi dari panti asuhan, ia pikir mereka sudah memaafkan nya dan akan memberikan kasih sayang kepada dirinya, tapi lagi lagi Jidan harus mengubur jauh jauh impiannya. Om dan tantenya memperlakukan Jidan layak nya binatang, bahkan binatang pun tetap diberi elusan lembut sedangkan Jidan? bukan elusan ataupun kata kata manis, melainkan pukulan, cacian, dan makian yang menjadi makanan Jidan setiap harinya. Jidan pikir untuk apa ia hidup kalau hanya diperlakukan seperti binatang, takdir tak pernah bekerja sama dengannya, kebahagiaan tak pernah mendatanginya, lantas untuk apa lagi dia hidup? Tak mempunyai teman, keluarga, bahkan sahabat. Pernah terlintas dalam hati kecil Jidan, "apakah aku bunuh diri saja? " sia' ia hidup bukan. Hingga tanpa disangka' takdir memihak padanya, Entah sementara atau selamanya. Takdir mendatangkan 6 orang laki laki yang sangat peduli dengan Jidan, yang memberi tahu padanya arti kebahagiaan. Jidan bahagia, sangat bahagia. ~Disinilah kisah Jidan dan 6 sahabatnya dimulai. [06/01/2025] #in Nctdream ⚠️ Jangan plagiat! ⚠️ Cerita ini murni dari pemikiran author ⚠️ Jangan disangkut pautkan dengan kehidupan real life _🌱
You may also like
Slide 1 of 10
Jalan yang Bengkok  cover
Melangkah Tanpa Arah  cover
SELESAI (Say Goodbye) cover
Badai, Kapan Berlalu? cover
Tenggelam Dalam Rindu  cover
ARIESKA || Sweet Family [ ✓ ] cover
AKHIR DARI PERJUANGAN (Season 1KISAH CINTA YANG BELUM SELESAI)  cover
SATU RAGA SERIBU LUKA | cover
[ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun cover
Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going) cover

Jalan yang Bengkok

40 parts Complete

Hidup tak selamanya berjalan lurus. Seringkali kita temui kelokan yang mau tidak mau, harus kita lewati. Begitu juga dengan rencana hidup. Meski kita tata sedemikian rupa, sedemikian sempurna, Ia tidak selalu berjalan sesuai kemauan kita. Kenyataan hidup selalu punya jalannya sendiri. Oleh karenanya, meski berkelok, berbatu, dan melenceng hingga meluncur jatuh dari rencana yang tersusun, kita mesti terus berjalan.