Story cover for Soecian by IkaJuliantizz
Soecian
  • WpView
    Leituras 194
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    CapΓ­tulos 14
  • WpView
    Leituras 194
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    CapΓ­tulos 14
ConcluΓ­da, Primeira publicaΓ§Γ£o em mai 31, 2023
πš‚πš˜πšŽπšŒπš’πšŠπš— 

π™Έπšπšž πš™πšŠπš—πšπšπš’πš•πšŠπš— πšπšŠπš›πš’ πš”πšŠπš—πšŠπšŸπšŠ πšœπšŽπšπšŽπš•πšŠπš‘ πš–πšŽπš–πšŠπšœπšžπš”πš’ πšπš’πš–πšŽπš—πšœπš’ πš—πš˜πšŸπšŽπš• πš”πšŽπš™πšŠπšπšŠ πš”πšŽπš•πš˜πš–πš™πš˜πš” πš”πšŽπšπšžπš›πšžπš—πšŠπš— πš™πš’πš•πš’πš‘πšŠπš—.

πš‚πš˜πšŽπšŒπš’πšŠπš— πš’πšŠπš”πš—πš’ πš”πšŽπš™πšŽπš–πš’πš–πš™πš’πš—πšŠπš— πšπš’ πšπšžπš—πš’πšŠ πš—πš˜πšŸπšŽπš• πš’πšŠπš—πš πš–πšŽπš—πš“πšŠπšπšŠ πš”πšŠπš›πšŠπš”πšπšŽπš›-πš”πšŠπš›πšŠπš”πšπšŽπš› πšπš’ πšœπšŽπš–πšžπšŠ πš—πš˜πšŸπšŽπš• πšžπš—πšπšžπš” πšπšŽπš›πš‘πš’πš—πšπšŠπš› πšπšŠπš›πš’ πš“πš’πš πšŠ πš“πšŠπš‘πšŠπš πš’πšŠπš—πš πš’πš—πšπš’πš— πš–πšŽπš—πšπš‘πšŠπš—πšŒπšžπš›πš”πšŠπš— πšŠπš•πšžπš› πšŒπšŽπš›πš’πšπšŠ

πš‚πš˜πšŽπšŒπš’πšŠπš— πšœπšŽπš—πšπš’πš›πš’ πšπš’ πš”πšŽπšπšžπšŠπš’ πš˜πš•πšŽπš‘ π™»πš˜πšžπš’πšœ πšπšŽπš—πšπšŠπš— πš πšŠπš”πš’πš•πš—πš’πšŠ πš’πšŠπš”πš—πš’ π™°πšπš—πš’πš‹πš›πšŠπšπšŠ πšœπšŽπš›πšπšŠ πš”πšŽπšπšžπš›πšžπš—πšŠπš— πš™πš’πš•πš’πš‘πšŠπš— πšœπšŽπš™πšŽπš›πšπš’ π™ΌπšŠπšπšπšŽπš  π™ΊπšŠπšŸπš’πš—πšπš›πšŠ.

πš”πšŽπšπšžπš›πšžπš—πšŠπš— πš™πš’πš•πš’πš‘πšŠπš— πš“πšžπšπšŠ πš–πšŽπš–πš’πš•πš’πš”πš’ πš–πšžπšœπšžπš‘ πšŠπš‹πšŠπšπš’ πš’πšŠπš”πš—πš’ π™½πšŠπš›πšŽπš—πšπš›πšŠ πš’πšŠπš—πš πš–πšŽπš–πš’πš•πš’πš”πš’ πš”πšŽπšŽπšπš˜πš’πšœπšŠπš— πšœπšŽπš›πšπšŠ πšπšŠπš›πšŠπš‘ πš’πš‹πš•πš’πšœ πš’πšŠπš—πš πš–πšŽπš—πšπšŠπš•πš’πš› πšπš’ πšœπšŽπšπš’πšŠπš™ πš”πšŽπšπšžπš›πšžπš—πšŠπš— πš—πšŠπš›πšŽπš—πšπš›πšŠ.


β€’β€’β€’β€’β€’π“’π“”π“›π“π“œπ“π“£ π“œπ“”
Todos os Direitos Reservados
Inscreva-se para adicionar Soecian Γ  sua biblioteca e receber atualizaΓ§Γ΅es
ou
#296monyet
Diretrizes de ConteΓΊdo
Talvez vocΓͺ tambΓ©m goste
Become an Extra or Main Character [END], de abcde_zzZZ
36 capΓ­tulos ConcluΓ­da
Sebuah pertanyaan. Bagaimana caranya untuk bahagia? . . . Seorang perempuan yang hidup tanpa kebahagaiaan, kini mendapatkannya dengan mudah. Caranya? Tidak ada. Kebahagiaannya itu lenyap seolah ditelan bumi sejak ia lahir dan membuka matanya. Kehidupannya yang miris sungguh sangat disayangkan. Tapi, satu kejadian yang ia anggap itu adalah awal kebahagiaannya adalah... Saat ayahnya sendiri yang mengambil nyawanya. Sebuah kebahagiaan yang perempuan itu dapatkan sekian lama, akhirnya lenyap lagi karena suatu hal yang kembali terulang. Dalam mimpinya, seorang gadis memberinya harapan dengan hidup bahagia bersama orang-orang yang akan mencintainya. Tapi itu pun kembali lenyap seakan kebahagiaan enggan untuk dimiliki oleh perempuan itu. β€’ β€’ β€’ Apakah kehidupan keduanya ini bisa menebus penderitaannya? Jika bisa, bagaimana cara mempertahankannya? Dan jawabannya selalu, TIDAK. β€’ β€’ β€’ " Katanya, kebahagiaan tidak bisa terus dimiliki. Layaknya roda berputar, semua hal bisa didapatkan, meski itu hal yang tidak diinginkan. Semua hal yang didapatkan tidak akan selalu hal baik. Baik di dunia manapun, hal baik tidak selalu tetap. Itu bukanlah hal yang kekal. Tidak perlu juga mencari apa itu kebahagiaan dan bagaimana cara mendapatkan kebahagiaan. Karena saat mensyukuri semua yang kita miliki, saat itu juga kita akan merasakan kebahagiaan dengan cukup." Ucap seseorang yang sudah terbiasa menerima kebahagiaan selama hidupnya dan tidak pernah tahu apa itu kesengsaraan. . . . ⚠️⚠️⚠️ β†’Cerita ini murni hasil imajinasi saya sendiri❗ β†’Tidak menerima plagiarisme dalam bentuk apapun❗ β†’Mohon maaf jika mungkin ada beberapa kata yang kurang tepat atau salah pengetikan, dan juga mungkin ada kesamaan dalam nama atau watak karakter. ⚠️⚠️⚠️ β™‘β™‘β™‘
πŽππ’π„π’π’πˆπŽπ [ πš‚πš•πš˜πš  πš„πš™πšπšŠπšπšŽ ], de Sweet_Erida
39 capΓ­tulos Em andamento
{β€’TRANSMIGRATION SERIES #01β€’} ☾ Judul dan Cover telah diganti ☽ β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–« Mati karena ditabrak truk? biasa! Tapi pernah nggak sih ngeliat orang mati karena kebodohan sendiri? seperti jatuh dari atap tetangga karena gabut misalnya. Belum kan?! Nah ini cerita yang pas buat menguji kesabaran kalian, cerita yang dimana hanya diisi oleh kerandoman dan keabsurdan seorang Shakaela yang mati karena terjatuh dari atap tetangga satu kompleknya. Apalagi Shakaela harus ikhlas menerima kalau dirinya bertransmigrasi menjadi seorang figuran yang akan mati ditangan tunangannya sendiri yang seorang antagonis. Penasaran nggak? penasaran lah, masa nggak! β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–« βœ–PERHATIANβœ– βœ” Memakai bahasa baku dan non-baku. βœ” Setiap Chapter/Paragraf pasti akan ada yang namakan typo (salah ketik) jadi mohon dimaklumi/dikoreksi bila perlu. βœ” Cerita ini bukan berdasarkan kisah nyata tetapi hanya diambil dari imajinasi serta halusinasi penulis. βœ” Apapun adegan negatif dalam cerita ini mohon untuk tidak ditiru, sebaliknya bila ada hal positif dalam cerita ini bisa kalian jadikan contoh untuk dikehidupan nyata. βœ” Jangan lupa tinggalkan jejak manis kalian sesaat setelah membaca cerita ini, jangan jadi silent readers! [ KARYA PERTAMA YANG KU BUAT, MOHON MAAF BILA ADA KESALAHAN DALAM KEPENULISAN. ] β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–«β–« βœ– UNTUK PARA PLAGIAT TOLONG JANGAN MENG-COPY-PASTE KARYA YANG SAYA BUAT, KARENA SAYA MEMBUAT KARYA INI DENGAN USAHA WALAUPUN KARYA SAYA TIDAK SEBERAPA TAPI MIKIRLAH PREN! βœ– ✾ Published : 28 September 2022 ✾ Finished : -
RAIHAN, de lumitoileee
50 capΓ­tulos ConcluΓ­da
(SELESAI) Raihan Paramahesa. Hampir seluruh penjuru sekolah mengenalnya. Cowok galak yang tak pernah taat aturan, suka cari ribut, suka bentak-bentak orang, dan mempunyai penyakit sensi akut tingkat tinggi. Namun seorang Inara tiba-tiba datang ke kehidupannya. Cewek yang sering menjadi sasaran bullying di sekolah. Cewek yang berhasil mengendalikan hati, pikiran, beserta tubuhnya. Meskipun sering dikucilkan, Inara tak sebodoh itu mempercayai bahwa Raihan benar-benar menyukainya. Apalagi sikap cowok itu yang selalu berubah-ubah kepadanya, membuat Inara selalu meragukan perasaan Raihan. Raihan yang sering membuatnya merasa seperti terbang ke angkasa, namun begitupun terhempas jatuh ke tanah. Ini cerita tentang seseorang yang bertahan dalam lingkar penghinaan, seseorang yang mimpi-mimpinya dipatahkan oleh keluarga sendiri, tentang sahabat yang setia, dan tentang rasa yang tak pernah usai. "Hati ini mencintaimu, memilihmu. Dan selamanya akan begitu. Tetapi bagaimana denganmu? Apakah memiliki perasaan yang sama?" Β©2020 Melani Indartini ________________________________________ Cerita original dari imajinasi saya, dilarang plagiat! Jika ada kesamaan dengan karya lain mohon laporkanπŸ“ (15++) ADA BEBERAPA ADEGAN DAN KONTEN SENSITIF (SELF HARM, BULLYING VERBAL&PSIKIS, KEKERASAN, KATA-KATA KASAR) BIJAKLAH DALAM MENELAAH DAN MEMILIH BACAAN⚠ Aku tidak menyarankan atau mengajak kalian melakukan hal buruk yang dilakukan oleh tokoh dalam cerita ini. Ambil dari sisi positifnya saja. Semoga cerita ini mengingatkan kalian pada masa SMA yang penuh canda tawa, suka & duka. Selamat jatuh cinta pada tokoh-tokoh di dalam cerita iniπŸ’• Enjoyy🌸 Cover vector by : @keylowfya (Pinterest)
Transmigrasi Ayne, de zza_2112
33 capΓ­tulos Em andamento
Hiatus ⚠️Don't plagiat⚠️ °°°°° Sinopsis: Ayne, seorang perempuan biasa berumur 19 tahun, terbangun di dunia novel reverse harem setelah meninggal dalam kecelakaan. Terjebak dalam tubuh figuran, ia bertahan hidup sendirian di hutan belantara, hingga bertemu seorang anak laki-laki yang tampak rapuh. Tanpa diketahui nya, anak tersebut adalah protagonis pria dan pahlawan besar di masa depan yang akan dijuluki Tiran Tampan. Ketika berniat membawanya ke panti asuhan, Ayne justru luluh oleh tangisan dan permohonannya. Akhirnya, ia memutuskan mengadopsinya sebagai adik, meskipun ia ragu dengan keputusannya. Sementara itu, sang anak diam-diam bahagia, menyimpan niat tersembunyi untuk menjadikan Ayne miliknya dengan caranya sendiri. Dimana ia juga berencana membalaskan dendamnya kepada keluarga angkatnya. °°°°° πŸ”«πŸ’£β€ΌοΈ β€’Awas typo. β€’No Romance! β€’Jangan salah lapak! β€’Cuma kehidupan santai antara Ayne dan si bocah! β€’Bukan percintaan antara kakak adik! β€’Alur santai, konflik tidak berat, engga suka? minggat. β€’Penulis pemula, dan cerita pertama. Tolong dimaklumi. πŸ“ŒMaafkan bila ada kesamaan tokoh, latar, nama, dan alur. Ini Murni dari imajinasi. πŸ“ŒAlur santai dan slow burn, tapi bukan berarti nggak ada konflik. Jadi jangan harap semuanya langsung gebrak-gebrak dari awal, nikmati aja. And Enjoy! πŸŽ‰πŸ¦‹πŸŽ
Talvez vocΓͺ tambΓ©m goste
Slide 1 of 9
Di Masa SMP Ku cover
Become an Extra or Main Character [END] cover
πŽππ’π„π’π’πˆπŽπ [ πš‚πš•πš˜πš  πš„πš™πšπšŠπšπšŽ ] cover
RAIHAN cover
Masuk Kedalam Komik BL [END] cover
Transmigrasi Ayne cover
I'M MARIANNE [TERBIT] cover
kiara's dream cover
Lulu cover

Di Masa SMP Ku

31 capΓ­tulos Em andamento

Novel ini menceritakan drama kehidupan yang menarik bagi para pemuda, cerita yang menceritakan lika-liku kehidupan seorang gadis, yang menjadikan dia yang dulunya Extrovert sekarang menjadi Introvert *Prolog* "Assalamualaikum" ucap ku sambil membuka pintu ruang rawat Arin "Wa'alaikumussalam" jawab semua orang berada di ruangan, Dengan suara yang parau Dengan sedikit berlari aku menghampiri Arin yang sedang berbaring kaku di tempat tidur rumah sakit "Arin bangun, katanya mau cerita sesuatu sama Ana, bangun yah Rin, tidurnya jangan lama-lama" ujar ku terduduk tak berdaya di samping tempat tidur Arin dengan mata yang berkaca-kaca Dengan spontan aku melihat kearah samping tempat tidur Arin, disitu terdapat alat pendeteksi detak jantung yang menunjukkan garis lurus disertai angka "0" Setelah melihat itu tangisku langsung pecah dan menangis sejadi-jadinya. Disaat itu juga ada yang memelukku dari belakang, lalu aku pun membalikkan badan ku dan menangis sejadi-jadinya di pelukan Azna "Udah yah Na, ikhlasin Arin, dia udah tenang di sana" ucap Azna berusaha menenangkan ku "Gak gak mungkin, ini cuma bohongan kan , dan ini pasti mesinnya mati" ujar ku sambil terus menangis "Udah tenangin diri kamu dulu yah na" ucap Azna dengan membelai punggungku dengan lembut _Udah segini dulu spoiler nya, dan lanjut ke awal cerita_ _Oya jangan lupa vote yah, supaya aku semangat buat update ceritanya. Makasihβ™‘β™‘_