Life A Second Time

Life A Second Time

  • WpView
    Reads 2,319
  • WpVote
    Votes 338
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 12, 2024
Jangan lupa vote dan komen ya.. Na gak muluk-muluk loh, cmn minta di hargai setiap karya ku dengan beri vote dan komen kalian kok... Karena apresiasi kalian begitu berharga bagi kami yang menulis... Semangat kami adalah apresiasi kalian juga loh... Jadi budidaya kan vote sebelum membaca dan komen setelah membaca..^_^ Apa jadinya bila ada kehidupan kedua setelah kematian ? Seperti kisah seorang remaja berusia 17 tahun yang ber transmigrasi, ke tubuh seorang anak berusia 12 tahun yang keberadaan nya tidak di anggap, di abaikan dan di benci oleh kedua orangtua nya, serta ke 4 saudara kandung nya. Menjalani kehidupan sekolah yang menyedihkan, korban pembullyan, serta kekerasan fisik dan mental. Jiwa Joon-gi yang menginginkan kematian, malah dipaksa menjalani kehidupan ke 2 yang menyebalkan menurut nya. Ini lah kisah baru Lee Joon-gi yang ber transmigrasi ke tubuh anak bernama Min Yoongi.
All Rights Reserved
#170
perpindahanjiwa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • phobia
  • Cute Boys.[Bl]
  • Transmigrasi mafia (ON GOING)
  • No Time To Die [End]
  • RUBY ANDROMEDA (TERBIT)
  • Another Soul Elana {End}
  • Time Travel LeeHaera | Treasure Member & Beberapa Cast Lainnya
  • ✔ Cinta Yang Aneh
  • Kenapa Aku... (END)
phobia

[ COMPLETED ] Min Yoongi. Ia adalah anak yang berbeda. Mungkin perbandingannya 1 : jutaan umat manusia. Ia memiliki sebuah phobia terhadap suatu hal yang benar-benar diluar dugaan. Sebuah rasa ketakutan yang muncul setelah kepergian kedua orang tuanya. Selama belasan tahun ia hidup ditemani seseorang yang menjadi tangan kanan ayahnya, tanpa kasih sayang yang harusnya ia dapat dari orang tuanya. Bahkan ia tidak pernah merasakan bangku sekolah atau pergi keluar bersama teman-teman. Ia hanya berkawan dengan teman masa kecilnya yang bahkan kini sibuk dengan kehidupan mereka masing-masing. Setidaknya, ia telah menemukan seorang teman yang mengubah hidupnya menjadi lebih berwarna. Meskipun, tidak semuanya membawa kebahagiaan. Phobia | Copyright 2018 by hye

More details
WpActionLinkContent Guidelines