7 bintang Sang laut [ENHYPEN]

7 bintang Sang laut [ENHYPEN]

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Oct 5, 2023
WpInfo
Fiction
Historical
7 anak lelaki yang tinggal di sebuah desa yaitu Banda Aceh, mereka gemar sekali ke pantai untuk menghilangkan penat mereka, mereka hidup dengan kakek dan ibu nya yang lumpuh dan buta, dan memiliki penyakit jantung, anak pertama dari ibu nya merantau di Jakarta hingga ia tidak tahu keadaan ibu nya dan juga adek ke lima nya yang juga memiliki penyakit yaitu paru paru dan asma, sengaja ini di rahasiakan agar dia cepet pulang ke kampung halaman nya untuk mencari tahu sendiri, tapi ada bencana alam yang sangat dahsyat menyerang desa itu hingga saat beberapa dari mereka meninggal terkena ombak, dan yang masih selamat hanya satu orang, berita pun tersebar hingga anak pertama itu melihat desa keluarga nya terkena tsunami , tanpa basa basi ia langsung memesan tiket jakarta-aceh, ia mencari keluarga nya tidak ketemu dan ada di list korban nama keluarga nya, hingga saat adek nya yang masih hidup bertemu dengan kakak nya ini setelah bertahun tahun lama nya. "maaf seharus Abang ke sini untuk menjaga kalian.." "ABANG TELAT! ABANG TELAT DATANG NYA! KENAPA GAK DARI DULU HAH?! "
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dream of a Hospital [Hiatus]
  • Anak DESA ✔
  • WATTPAD VERSION : 7 MANUSIA HARIMAU NEW GENERATION
  • THE SEVEN GIRLS7 || On Going
  • Takdir
  • Wound's Strengthen Oneself (Not Continued)
  • WHY DOES MY BROTHER HATE ME?  [REV] √
  • Menghitung Yang Tersisa [Hiatus]
  • SATRIA : not considered
  • Garis Takdir Sera [ON GOING]

Bagaimana jika yang selama ini kau bayangkan hanya angin lalu? Dan bagaimana jika kau mengetahui itu semua? Apa yang yang kau lakukan jika mengetahui kenyataan pahit itu? Apa kau bisa membuat kenyataan itu menjadi manis hanya dengan uang? Salam hangat, Zaynrien Biru Akasha

More details
WpActionLinkContent Guidelines