747 Days

747 Days

  • WpView
    Reads 101
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 20, 2023
WpInfo
Fiction
Social Themes
Sabira, mas harus pergi. Terimakasih telah memberikan cintamu dengan tulus. Jika suatu saat nanti sudah tidak ada lagi ruang untuk mas, tolong sisakan sedikit saja, sedikit ruang untuk mas tinggal di hatimu. Kutipan surat itu berhasil membuat seorang Afida Zianka Sabira menangis sesenggukan. Dia telah kehilangan rumah, rumah tempat dia pulang. "Mas, hal yang paling bahagia dalam hidupku adalah 747 hari bersama kamu." Afid memandang surat itu penuh kehangatan, seraya tersenyum manis dan menitikkan air mata. *** please follow & vote☺️🙏🏻
All Rights Reserved
#852
istri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ustadz Is My Husband
  • I love you, Mas Duda
  • No Longer In Love
  • BINA
  • My Precious Husband
  • You're My Alhamdulillah
  • My Sweet Polar Husband [End]
  • The Best Man Ever
  • Iiiiiih, Mas Kahfi!

Sebelum baca, follow akun authornya dulu!! ••• "Ketika Allah mempersatukan dua hati dalam suatu hubungan, yaitu pernikahan." ••• "Mas, udah punya pacar belum? Kalau belum, mau gak jadi pacar saya?" "Boleh, rumah kamu di mana?" ••• "Ustadz itu, suami gue!" "Dih, ngaku-ngaku lo!" ••• Penasaran kisahnya seperti apa? Mari tambahkan cerita ini ke perpustakaanmu biar tahu kelanjutan ceritanya. Start: Senin, 27 Januari 2025 End: - Cover by pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines