Cinta Kedua

Cinta Kedua

  • WpView
    LETTURE 119
  • WpVote
    Voti 10
  • WpPart
    Parti 4
WpMetadataReadPer adultiIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, mar 24, 2024
"Angel ... I want you to be my mommy" ucap vero sambil menangis sesenggukan di pelukannya. "Cup ... cup sayang, don't cry. Of course darling, who doesn't want to have a handsome kiddo like you?" ujar Ayu seraya menyeka airmata di pipi gembul bocah berumur 4 tahun itu. "Good, prepare your papers. Kita ke kantor catatan sipil sekarang'' ucap Silas tiba-tiba. "Wh-what? Excuse me?" "Bukankah anda bersedia menjadi ibu dari anak saya? That's why we will marry now" sahut pria itu tegas. "I-Iya sih tapi nggak mesti nikah juga kali. No! I am sorry but i don't want to marry you or any one. Been there done that, not anymore.'' "Dengar Nona Ayu, saya paling tidak suka melihat anak saya sedih dan saya tidak suka di bantah" ancam pria berumur yang tampan itu. ''Kita berdua sudah pernah menikah sebelumnya, so it's not a big deal.'' ''Ah sial sekali hari ini, mimpi apa aku semalam?'' gumam Ayu.
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Sweet RomanShit
  • Angel To Raya (END)
  • MAS SUAMI (END)
  • The Baby's Contract✓
  • Promise Me ( END )
  • Mr. Right For Now
  • Mutualism Symbiosis[Hiatus]
  • Baby With Problem [END]
  • The Honeymoon Is Over [FIN]
  • KAMU ITU CINTA (Tersedia Versi Cetak)

(Romantic - Comedy) Karena perjodohan yang dilakukan oleh sang ayah, Briana Aulia Wiratmaja jadi membenci Athala Kavi Gautama yang menjadi suaminya selama hampir dua tahun terakhir. Bri, begitulah perempuan itu biasa dipanggil, merasa hidupnya begitu nelangsa karena harus berpisah dengan sang kekasih tercinta akibat pernikahan mereka. Berkali-kali Bri meminta Athala untuk menceraikannya, tetapi berkali-kali pula Athala menolak dengan alasan janji kepada sang ayah dan mereka belum memiliki keturunan. Maka dengan segala kekesalan dan kebencian yang meluap, Bri akhirnya bertekad membuat onar, sengaja melakukan hal-hal yang Athala benci. Berharap laki-laki itu muak dan kemudian menceraikannya. Namun, Bri sadar bahwa ekspektasinya ternyata sia-sia. Athala masih tetap keukeuh pada prinsipnya tidak akan bercerai sebelum mereka punya anak. "Kalau kamu mau cerai, kamu harus berikan saya seorang keturunan dulu, baru saya kabulkan permintaan kamu." "Kamu udah gila? Mana mungkin aku mau punya anak dari kamu! Aku benci kamu dan kamu juga nggak cinta sama aku!" "Kalau begitu jangan mimpi kamu mau bercerai." "Kenapa kamu masih aja mau bertahan di pernikahan nggak sehat ini? Kamu beneran udah sakit jiwa!" "Karena ini satu-satunya cara saya untuk balas dendam sama kamu, istriku." -------------------------------------------- Warning!!! 🔞 Story with mature content, harsh words, skinship, high level of romance and adult, problematic character, mental illness, family issues (21+) copyright @poetryalexandria First publish May 2024

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti