Hijrah Aisyah (Hiatus)

Hijrah Aisyah (Hiatus)

  • WpView
    Reads 219
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 17, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Al mar'u Ma'a Man Ahabba-Seseorang itu akan bersama yang dicintainya" Sepenggal mauidhoh yang ia dengar secara tak sengaja malam itu entah mengapa terus menggema di telinga Aisyah, cukup menggelitik perasaan yang ter-deskripsikan olehnya beberapa bulan terakhir. Aisyah yang sedang mengenyam pendidikan Sekolah Menengah Atas seolah dituntun oleh 'tangan' Tuhan untuk semakin mendekatkan diri pada-Nya. Perjalanan Aisyah mencari makna kehampaan yang ia rasakan selama ini ternyata tak sesederhana membalik telapak tangan, belum lagi dengan kehadiran sosok lain yang semakin menguji niat tulus Aisyah dalam prosesnya mendekatkan diri pada Sang Khaliq. Diantara begitu banyak ujian yang menyapa, apakah Aisyah mampu menjaga niat tulus yang selama ini ia jaga? _masih author pemula, dimaklumi🙏. _cetita sesuai pemikiran author. _dilarang copy. _maaf, kalo ada kata" yg kurang pas.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dzikir Cinta (Selesai)
  • ZiAron [END]
  • Berlabuh di Takdir-Nya
  • Rasa Dalam Sujudku
  • Ranaya
  • Daisy
  • DALAM DIAMKU ADA CINTANYA {END}
  • Ms Careless and Mr Perfect (Tamat Di KBM dan Karyakarsa)
  • Menunggu Senja Kembali

"Neng, Aa boleh cium tangannya?" Asiyah mengangkat dagu perlahan, memindahkan pandangannya dari kancing baju dada suaminya menuju wajah sang suami. Pandangan mata mereka beradu, Asiyah tersipu, Salman tersenyum malu-malu. Perlahan tapi pasti Salman menggerakkan kedua tangannya yang gemetar, mengangkat lembut kedua tangan mungil istrinya yang terasa dingin. Salman mencium kedua tangan putih itu, mengecup dengan penuh cinta dan kasih, ia memindahkan kedua tangan Asiyah ke dadanya dengan masih mendekapnya dengan sebelah tangan saja. Tangan kanan Salman naik keatas ubun-ubun istrinya, Salman mulai berdoa dengan menengadahkan tangan kirinya yang masih menekan kedua tangan Asiyah didadanya. Salman berdoa khusyuk dan pelan, memohon keberkahan atas istri yang sudah Allah berikan kepadanya. "Hari ini, Aa sudah sah menjadi suami kamu, doain Aa semoga selalu bisa mendampingi kamu sampai akhirnya kita berjumpa di Jannah Allah nanti ya, kalaupun andai akhirnya maut yang memisahkan kita, Aa gak akan melarang kamu buat nikah lagi ya. Karena Aa sayang kamu karena Allah" Assalamu 'alaikum Jazakumullahu khoir untuk para pembaca Di next novel ini akan bercerita tentang pemeran utama Asiyah Abdullah yang terpaksa bercerai dengan suaminya yang soelh karena sesuatu. Akankah ia mendapatkan jodoh yang lebih baik dari Allah? Nantikan lanjutan kisahnya ya. Novelnya sudah selesai, akan di posting part demi part karena beberapa bagian masih proses revisi sedikit. Jazakumullahu khoiron 

More details
WpActionLinkContent Guidelines