We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Khayalan Mustahil - Dear Diary

Khayalan Mustahil - Dear Diary

  • WpView
    Reads 421
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 24, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Aku seorang ibu rumah tangga yang sudah menyentuh usia kepala 3. Aku hidup berdua dengan suamiku karna kami belum dikaruniai anak. Tetapi aku tetap merasa beruntung memiliki suamiku. Aku bisa hidup berkecukupan tanpa harus bekerja. Aku biasa berkerudung di tempat umum dan berpakaian tertutup. Aku merasa wajahku tidak cantik, apalagi sudah setua ini. Bentuk tubuhku tidak ideal, lebih cenderung montok, tidak langsing. Aku bersyukur suamiku menerimaku apa adanya. Sejujurnya, aku merasa tidak pantas menjadi istrinya. Aku merasa bersalah karena tidak bisa menjadi istri yang baik untuknya. Diary ini adalah tempat aku menulis kejadian apa saja yang membuatku merasa begitu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • May am I ???
  • Fase dalam Lingkaran [Selesai]
  • Langkah baru bersama mu
  • Rumahku, di Hatimu (The Beginning of Undeniable Love Series)
  • Ratu Dan Pangeran [End]
  • He's The Boss
  • THEORUZ
  • It's A Secret for My Husband

Author POV Di sebuah rumah kecil di Desa. " Gia , umurmu masih 26 , Abi juga sudah besar, mertuamu juga sudah merestui kan? Ibu rasa kamu juga berhak untuk melanjutkan hidup saat ini" Ucap Bu Sarah. " Ibu , kita sudah sering membicarakan ini. Abi masih 4 tahun bu belum sebesar yang ibu pikirkan, Abi masih butuh aku" Balas sang anak. " Bu Ratih kemarin ke rumah dan dia menanyakan apakah kamu sudah punya kekasih, itu menunjukkan jika mertuamu juga ingin kamu bahagia nduk" Ucap Bu Sarah berdialog kembali. " Bu, Gia emang masih 26th tapi Gia ini janda anak satu memang siapa yang mau?? Lagipula Gia sekarang bahagia bu, ada Ibu , ada Abi , ada Mira , ada Mbok Sum" Balas Gia masih berkutat dengan laptop cantiknya di dapur karena melakukan perhitungan laba dan rugi usahanya. " Husshh, anak Ibu masih cantik , memang apasalahnya janda ?? Ibu juga janda jika kamu mikir gitu Nduk, anak 3 lagi" Balas sang Ibu yang masih sibuk memasak sayur untuk makan siang di Weekend ini. --------

More details
WpActionLinkContent Guidelines