A Red Rose

A Red Rose

  • WpView
    Reads 108,946
  • WpVote
    Votes 1,279
  • WpPart
    Parts 41
WpMetadataReadMatureOngoing6h 18m
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 18, 2026
Warning! Beberapa part mengandung unsur 21+ Kematian adalah kata dan kejadian yang melekat pada dua sosok ini. Kematian juga mampu mengubah sifat yang semula putih bersih menjadi putih keruh atau bahkan menghitam. Zarvan Zuckemburg merupakan sosok vampir murni yang memiliki wajah rupawan dan kekuatan super. Ia sangat enggan mencampuri urusan orang lain. Namun, ia rela mengupayakan berbagai cara supaya sosok yang satu ini tetap hidup. Alessia Bella Fiorenzi merupakan putri dari Kerajaan Zephora yang sangat terkenal akan kecantikannya. Hidupnya yang semula diliputi kebahagiaan lambat laun berubah menjadi kelam. Kehilangan sosok ayahnya membuat ia tak tahu lagi arah hidupnya. Kedua sosok ini memiliki keterkaitan dengan kematian dan semakin dieratkan dengan mawar merah. Apakah takdir akan menyatukan mereka? Atau malah sebaliknya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pemuas Nafsu Keponakan
  • ( EBOOK ) The Heartbreaker Muammar Raid
  • Two Souls (Tamat)
  • Asmaraloka Saptakāla
  • Ms. Sure [21+]
  • Bumi
  • My Love in Air
  • Whispers of Allure【TELAH TERBIT】
  • Kangen Kamu Setelah Perpisahan

Warning!!!!! 21++ Dark Adult Novel. Untuk adek-adek mohon jangan baca ini ya..... ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Aku, Rina, seorang wanita 30 tahun, berjuang menghadapi kesepian dalam pernikahan jarak jauh. Suamiku bekerja di kapal pesiar, meninggalkanku sementara tinggal dengan kakakku dan keponakanku, Aldi yang berusia 17 tahun. Kehadiranku di rumah kakakku awalnya membawa harapan, namun berubah menjadi mimpi buruk ketika Aldi menunjukkan perasaan yang lebih dari sekadar hubungan keluarga. Aku terjebak dalam perang batin antara rasa bersalah dan penyesalan, sementara bayang-bayang kenikmatan dan dosa menghantui setiap malam. Kakakku, yang tidak menyadari apa yang terjadi, tetap percaya bahwa segala sesuatu baik-baik saja. Ketika dia pergi meninggalkan aku dan Aldi sendirian, ketakutan dan kebingungan semakin menguasai diriku. Aku mencoba berbicara dengan Aldi untuk menghentikan siklus ini, tetapi perasaan bingung dan nafsu yang tak terkendali membuatnya semakin sulit dikendalikan. Setiap malam adalah perjuangan untuk tetap kuat dan mempertahankan batasan yang semakin tipis. Akankah aku berhasil menghentikan pelampiasan Aldi dan menemukan kedamaian, atau akankah aku terus terjebak dalam bayang-bayang kesepian dan penyesalan yang tak kunjung usai?

More details
WpActionLinkContent Guidelines