My Cute Girl

My Cute Girl

  • WpView
    LECTURES 316
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Chapitres 27
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., août 27, 2023
Setelah sampai di pintu kamar yang ditempati Zidan, Ana mengetuk nya dan terpampang lah Zidan dan Aurel yang berada di dalam dengan kaki Aurel yang berada di atas paha Zidan. "Sayang ini ga seperti yang kamu liat." Panik Zidan melihat sang kekasih yang hanya berdiam diri di depan pintu. Ana yang melihat itu seketika emosi dan mengepal kan tangan nya. Braaak! Ana menutup kembali pintu itu dengan kencang. Tapi tidak berselang lama pintu dibuka kembali oleh Ana dan masuk sembari menarik rambut Aurel agar menjauh dari pacar nya. "Pergi lo sana,ngapain deket deket pacar gue." Ana menatap sinis dan masih menarik rambut Aurel. Aurel yang kaki nya masih sakit akibat terkilir di depan pintu kamar Zidan kini juga merasakan panas di kepala nya. "Lepasin anjing, sakit banget gila lo." Aurel meringis dia sungguh tidak berbohong. "Sayaang udaah ya ,lepasin dia ,kaki nya terkilir makanya aku terpaksa obatin dia." Ucap Zidan cemas takut Ana memarahi nya. Mendengar penjelasan sang kekasih ,akhir nya Ana melepaskan rambut Aurel."Kenapa ga bilang dari tadi sih."Ana cengengesan sembari mengelus kepala Aurel. "Dasar cewek sarap." ********* Yang penasaran ayook bacaa guys😚 Jangaan lupa follow ya guys;)
Tous Droits Réservés
#190
manja
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • CINTA DAN BENCI
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • Alter Ego
  • Hurt Girl! (Completed)
  • Backstreet
  • (BL) Baby You Don't Know ME [Narusasu]
  • Aku, Kamu, Yang Beda. [On Going]
  • BITCH OF LOVE🔞 ( PoohPavel Short Story ) END
  • Dear Anugraha

"Juan" gumam Zirena tak percaya "Zi,gue udah nunggu sehari penuh. Dan sekarang waktunya buat lo kasih gue jawaban tentang pertanyaan gue kemarin" teriak Juan di tengah lapangan Semua mata memandang dengan wajah tersenyum termasuk Hilmi dan Aleesya, semua fokus pada Zirena. Tapi tidak dengan Laura,dia menjadi muak dengan Zirena yang merasa bahwa Zirena telah merebut Juan darinya. Detik itu juga Laura bukanlah teman yang akan Zirena kenal lagi. Mereka akan menjadi musuh karena hanya seorang lelaki. "lo apa apan si Juan,gue malu" ucap Zirena dengan wajah yang memerah karena menahan malu "udahlah terima aja,gak usah ragu" teriak salah satu murid lelaki dari kejauhan "Zi,gue cuma butuh kata 'YES OR NO' dari lo. Dan gue butuh jawaban itu sekarang" ucap Juan seraya berjalan menghampiri Zirena "tapi gimana dengan Laura,dia pasti sedih banget denger ini semua" ujar Zirena dengan nada rendah "dia pasti mengerti dengan keputusan gue sekarang,dan lo liat disana? Hilmi sama Aleesya tersenyum dan bertepuk tangan ngeliat semua ini" balas Juan meyakinkan Zirena Zirena membalikan setengah badannya untuk melihat Hilmi,ya dia melihat Hilmi yang tersenyum padanya sembari memegang lengan Aleesya. Kemudian tatapan nya kembali lagi pada Juan,dengan sekali tarikan nafas Zirena memulai bicara. "gue coba buat mencintai lo dengan tulus,gue akan berusaha. Gue mau jadi pacar lo!" jawab Zirena yang dibalas senyuman oleh Juan

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu