We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Varsha Sandyakala

Varsha Sandyakala

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 10, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
ini tentang varsha adelin atharrazka dengan segala rahasia dalam cerita hidupnya tentang keluarganya, sahabatnya, lingkungan hingga penghujung harinya. hidup yang sangat sangat hampa, tentang kepergian, kesepian dan kesendirian. gadis pembenci hujan, dan amat sangat membenci air yang jatuh dari langit atas kehendak sang pencipta itu, sampai akhirnya munculah sosok rafael adya alvarendra, pria tampan dengan kepintarannya menyembunyikan jutaan harapan dalam hatinya tanpa orang lain tau, yang meyakinkan varsha jika hujan adalah suatu hal indah yang telah tuhan ciptakan untuk dinikmati dan disyukuri sampai akhirnya varsha menyukai hujan untuk menemaninya, untuk menyamarkan air matanya dan untuk menjadi saksi kehidupannya. "aca" "iya" "hujan itu indah tau" "ngak!!!" "coba liat deh!" "tapi hujan jahat sama aca" "ok, kalau hujan jahat, sekarang el wakilin hujan buat minta maaf ke aca" "dimaafin ngak nih, hm?" Tanya rafael begitu hati hati dengan tutur kata lembut khas nya "apa alasannya kalau aca harus maafin hujan?" dapatkah pria tampan itu membujuk gadis manis itu untuk memaafkan hujan? dapatkah iya menjawab ribuan bahkan jutaan pertanyaan yang gadis itu lontarkan? this is second story from me :) happy reading all
All Rights Reserved
#335
sendiri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • The Rain
  • rain untuk senja
  • Bukan Salahnya Hujan (Completed)
  • moonlight and stars
  • Laskar Pemimpi || NCT Dream (on going)
  • TRANSMIGRASI 3 SAHABAT (TAMAT)
  • Saksi hujan
  • Gadis Hujan
  • HUJAN WAKTU ITU

Ini tentang keluarga. Juga tentang hujan yang indah. Seperti halnya Naradra Carolina Abastra. Penyuka kaos oversize juga celana training yang sedikit kepanjangan. Gadis biasa-biasa saja dengan rambut panjangnya yang tergerai bebas. Ketika rintik-rintik hujan saling berjatuhan hingga berubah deras. Dia selalu ada untuk melihatnya menyambut bumi. Menciptakan suara melodi yang indah, dibalik awan gelap. Begitu juga dengan bunga dandelion, indah dengan caranya sendiri. Terbang bebas tanpa takut terlihat berbeda. Karena itu Nara suka dengan keduanya. Namun kekakuannya hanya satu, yakni seorang Damantara Gusti Pangestu. Lelaki dengan rambut kecoklatan dan kacamata bulat yang bertengger sempurna menghiasi wajahnya. Bukan laki-laki culun juga berandal. Gusti selalu berhasil menjungkir balikkan hatinya. Dengan mata hitamnya yang memikat. Sayangnya, dia bergerak untuk sebuah rahasia kelam. Namun, jika waktu terus mengikis rahasia yang selama ini mereka tutup. Apakah Tuhan masih memberi kesempatan untuk bersama? Atau justru mereka sendiri yang akan pergi, meninggalkan jejak yang kian dalam? __________________________________________________ Gusti menghela napas. "Mau tau sesuatu?" matanya menatapku begitu serius. "Sesuatu?" Laki-laki itu mengangguk. "Tentang semua ini, yang mungkin buat lo risi?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines