From Allah, To Me

From Allah, To Me

  • WpView
    Membaca 82
  • WpVote
    Vote 13
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jun 7, 2023
Seorang Santriwati dengan sifat judes abis, suka nge julid ke santri2 yang banyak pelanggaran apalagi santri cowo, hingga akhirnya seorang santri cowo yang begitu nakal masuk ke pesantren dan berusaha untuk kabur dari pesantren, namun selalu saja gagal dan bertemu dengan si santri cewe yang judes itu, Apakah dia bisa berubah atau tetap saja???
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#30
kisahsantri
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Melawan Takdir (Tamat)
  • Aurakham (Aurora & Arkham) [End]
  • Suamiku Sahabat Adikku
  • Gus Rizal My Husband [HIATUS]
  • Takdir Cinta
  • Al & El : Gus, atau Pengurus? | Lanjut After Married
  • Takdir Cinta
  • JODOH BISA TERTUKAR, MUNGKIN?
  • Syaqila Fatimah
  • takdir cinta anak pesantren (TAMAT)

Ranking 1 #Penyesalan Ranking 1 #ponpes Ranking 1 #nikahpaksa Kisah seorang gadis berusia 20 tahun yang penuh kejadian kelam bahkan hampir mempertaruhkan nyawanya. Keluarganya sudah tiada. Namun masa lalunya seolah terus mengikutinya kemana pun ia pergi. Disaat ia ingin menenangkan diri di suatu pondok pesantren. Bukannya mendapatkan ketenangan, hidupnya seolah dipermainkan takdir yang tak ada habisnya. Takdir kembali membuka trauma masa lalunya yang justru semakin membuat luka itu semakin melebar. Bahkan pernikahan yang tak pernah ia bayangkan sama sekali, harus menjadi kisah buruk dalam hidupnya bersama Arshaan Abqary Althaaf. "Sudah puas menghancurkan kehidupan saya? Bahkan di hari menjelang pernikahan saya dengan perempuan yang saya cintai!!" "Kalau begitu ceraikan saja saya Gus!" "Cerai? lalu saya semakin dipandang rendah begitu? padahal semua ini adalah kesalahanmu!" "Lalu apa maumu Gus?!" "Nikmati saja nerakamu itu!" ucapnya meninggalkan Perempuan dengan gamis hitamnya itu. Air matanya tak lagi dapat dibendung. Hatinya terasa sangat sakit dan sesak. Jika pun ia bisa memilih, mungkin kematian akan lebih baik untuknya. Namun akankah ia bisa melawan takdirnya untuk bahagia? Wallahua'lam...

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan