When You Come Around Me

When You Come Around Me

  • WpView
    Membaca 422
  • WpVote
    Vote 76
  • WpPart
    Bab 16
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Agt 25, 2024
Jeha hanyalah gadis biasa seperti pada umumnya, yang juga suka menghayal memiliki pasangan hampir sempurna seperti idolanya. Namun, bukannya bertemu dengan sosok sang idola Gentala Haidar seperti yang ada dalam khayalannya, ia malah terjerat dalam kehidupan pribadi Esa Julian. Siapa sangka, bahwa pertemuannya secara tidak sengaja dengan selebriti tampan yang memiliki jutaan penggemar itu membawanya hingga menjadi bagian dari kehidupan laki-laki itu. Sedangkan Esa yang tak pernah merasakan jatuh cinta sebelumnya, yang hidupnya hanya dipenuhi oleh musik dan musik, merasa sangat beruntung karena bisa bertemu dengan Jeha, gadis ceria yang mampu membuatnya jatuh cinta untuk pertama kalinya selain kepada musik. Namun, akankah perjalan cinta kedua insan ini menjadi mudah? Akankah ratusan, bahkan ribuan penggemar Esa di luar sana mampu menerima keputusan Esa untuk menjalin hubungan dengan gadis sederhana itu? ©Azuré, 2024.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Teruntuk Kamu Pemilik Suara [SELESAI]
  • Cinta Dalam Iman
  • Long Trip To Love✅
  • Gema Hati Muda [ SELESAI]
  • Found You [END]
  • Love Story [SELESAI]
  • JUST MY COACH ( Wenzhu )
  • Destiny Line
  • KAY (Nerd Boy X Cheerful Girl) [Telah Terbit]
  • Hema Akasha.[Telah Terbit]

[PUBLISH ULANG - FREE FOR READ] Hilya Mafaza Azizi, gadis manis yang mengagumi seseorang tanpa tahu wujud dan rupa orang tersebut. Semuanya bermula saat Hilya mendengar suara merdu nan lembut tiap waktu salat tiba. Ya, Hilya menyukai si Muazin itu hanya dengan mendengar suaranya. BLURB : "STOP! STOP!," Anna yang sedaritadi diam menyaksikan bangkit dari duduknya. Menatap Rakha dingin, "kamu? Rakha, kan? Yang kemarin nyatain perasaan ke Hilya?. Mendingan pergi, deh!." Anna tersenyum samar bersamaan dengan wajahnya yang kembali dingin. __ "Saya terima nikah dan kawinnya Aqlima Razanna...." Tak lama setelah itu kata 'sah' pun terucap, disambut dengan lafadz hamdallah dari para tamu yang hadir. Tak kuasa membendung air mata, Hilya menunduk dalam guna menghindari tatapan orang disekitar yang bisa saja melirik ke arahnya. Sementara Anna, gadis berpashmina putih itu menoleh ke arah belakang. Terlihat dari posisi duduknya saat ini, Hilya tengah menunduk. Tak bisa dipastikan ekspresi sahabatnya itu. Walau, Hilya sendiri pernah mengatakan padanya bahwa dia tidak ada perasaan apapun terhadap lelaki yang kini telah menjadi teman hidupnya. Tetap saja, rasa was-was melingkupi sebagian hati kecilnya. Anna takut, apa yang Hilya katakan waktu itu adalah upaya gadis itu agar pernikahannya dengan Rakha berjalan dengan lancar. Sedangkan perasaan gadis itu terhadap lelaki disamping masih berbekas. Ia takut hal itu ada pada Hilya. Ia takut menyakiti Hilya. Disini, puncak permasalahan berasal dari dirinya. __ Bahagia atau sedihkah, ketika aku telah mengetahui siapa si Pemilik Suara itu?. -Hilya Mafaza Azizi- __ Kini aku semakin percaya dengan pribahasa ini 'Jodoh itu seperti setumpukan tempe, tidak ada yang tahu', begitu. -Penulis- __ Kisah yang sungguh rumit? Kalian berhasil menemukan nya. Inilah dia!. __ Published on 09 April 2019 Finished on 30 Mei 2019

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan