Story cover for Sempurna by NugrahaRzq
Sempurna
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jun 03, 2023
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Ini semua ku tuliskan ikhlas untuk menyebarkan kebaikan, dan tulus hanya karena Allah. Semua berasal dari isi kepalaku, entah itu dari pengalaman, pengamatan dan sebagainya akan ku tuangkan di sini, demi kebaikan, demi memperbaiki kehidupan kita semua, walau kesalahan terus kita lakukan.

Tapi Allah tidak pernah tertidur, Dia selalu menemani kita, Dia tidak jauh, Dia selalu di sisi kita, melindungi kita dan akan selalu menyayangi kita. Tidak apa kita orang yang penuh dengan dosa sekalipun, selama ingin tulus bertaubat kepada-Nya, maka Allah membalasnya, bahkan berkali-kali lipat, jangan putus asa.

Kita memang tidak "sempurna". Tapi tuhan tidak perduli dengan itu, dia cinta kepada kita.
All Rights Reserved
Sign up to add Sempurna to your library and receive updates
or
#11pencerahan
Content Guidelines
You may also like
𝓐𝓴𝓾 𝓢𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓜𝓮𝓶𝓪𝓷𝓭𝓪𝓷𝓰 𝓛𝓪𝓷𝓰𝓲𝓽 𝓑𝓲𝓻𝓾 𝓘𝓽𝓾 by shatheshanimuthe
47 parts Complete
𝐵𝑒𝑟𝑗𝑎𝑙𝑎𝑛 𝑙𝑎ℎ 𝑑𝑖𝑘𝑎𝑘𝑖 𝑠𝑒𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖, 𝑗𝑖𝑘𝑎 𝑡𝑖𝑑𝑎𝑘 𝑚𝑎𝑚𝑝𝑢 𝑙𝑎𝑔𝑖 𝑖𝑠𝑡𝑖𝑟𝑎ℎ𝑎𝑡 𝑙𝑎ℎ 𝑙𝑒𝑏𝑖ℎ 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘, 𝑘𝑎𝑟𝑛𝑎 𝑝𝑟𝑜𝑠𝑒𝑠 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑘𝑖𝑛𝑖 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑗𝑎𝑙𝑎𝑛𝑖𝑛 𝑡𝑒𝑟𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑝𝑎𝑛𝑗𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑒ℎ𝑖𝑛𝑔𝑔𝑎 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑡𝑒𝑟𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑠𝑒𝑚𝑎𝑛𝑔𝑎𝑡 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑚𝑒𝑛𝑐𝑎𝑝𝑎𝑖 𝑛𝑦𝑎 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑎𝑖 𝑙𝑢𝑝𝑎 𝑑𝑒𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑑𝑖𝑟𝑖 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑠𝑒𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖. 𝑇𝑒𝑟𝑠𝑒𝑛𝑦𝑢𝑚 𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑚𝑒𝑛𝑑𝑎𝑝𝑎𝑡𝑘𝑎𝑛 𝑎𝑝𝑎 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑘𝑒𝑗𝑎𝑟 𝑠𝑎𝑚𝑝𝑎𝑖 𝑏𝑎𝑑𝑎𝑛 𝑘𝑎𝑚𝑢 𝑠𝑒𝑘𝑢𝑟𝑢𝑠 𝑖𝑛𝑖, 𝑗𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑟𝑛𝑎ℎ 𝑏𝑒𝑟𝑢𝑏𝑎ℎ 𝑗𝑎𝑑𝑖 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑗𝑎ℎ𝑎𝑡, 𝑡𝑎𝑝𝑖 𝑖𝑛𝑔𝑎𝑡 𝑙𝑎ℎ 𝑏𝑎ℎ𝑤𝑎 𝑘𝑖𝑡𝑎 𝑠𝑒𝑙𝑎𝑙𝑢 𝑎𝑑𝑎 𝑏𝑢𝑎𝑡 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟-𝑏𝑒𝑛𝑎𝑟 𝑚𝑒𝑚𝑏𝑢𝑡𝑢ℎ𝑘𝑎𝑛 𝑘𝑖𝑡𝑎, 𝑡𝑎𝑝𝑖 𝑏𝑢𝑘𝑎𝑛 𝑏𝑒𝑟𝑎𝑟𝑡𝑖 𝑘𝑖𝑡𝑎 ℎ𝑎𝑟𝑢𝑠 𝑚𝑒𝑚𝑒𝑛𝑢ℎ𝑖 𝑒𝑘𝑠𝑝𝑒𝑡𝑎𝑠𝑖 𝑚𝑒𝑟𝑒𝑘𝑎 𝑎𝑡𝑎𝑢 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑏𝑒𝑟ℎ𝑎𝑟𝑎𝑝 𝑏𝑎𝑛𝑦𝑎𝑘 𝑝𝑎𝑑𝑎 𝑑𝑖𝑟𝑖 𝑚𝑢 𝑠𝑒𝑛𝑑𝑖𝑟𝑖.
Bertahan Sedikit Lagi✓ by itsmedeira
100 parts Complete
𝑈𝑛𝑡𝑢𝑘𝑚𝑢 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑡𝑒𝑟𝑙𝑎𝑚𝑝𝑎𝑢 𝑙𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑑𝑎𝑛 ℎ𝑎𝑚𝑝𝑖𝑟 𝑚𝑒𝑛𝑦𝑒𝑟𝑎ℎ, 𝑘𝑢 𝑟𝑎𝑛𝑔𝑘𝑎𝑖 𝑏𝑎𝑖𝑡 𝑑𝑒𝑚𝑖 𝑏𝑎𝑖𝑡 𝑘𝑎𝑡𝑎 𝑖𝑛𝑖 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑠𝑒𝑘𝑖𝑟𝑎𝑛𝑦𝑎 𝑑𝑎𝑝𝑎𝑡 𝑚𝑒𝑚𝑏𝑢𝑎𝑡𝑚𝑢 𝑟𝑒ℎ𝑎𝑡 𝑠𝑒𝑗𝑒𝑛𝑎𝑘 𝑑𝑎𝑟𝑖 𝑠𝑒𝑚𝑢𝑎 𝑏𝑒𝑏𝑎𝑛 𝑑𝑖 𝑘𝑒𝑝𝑎𝑙𝑎. 𝑀𝑒𝑙𝑎𝑤𝑎𝑛 𝑠𝑒𝑡𝑖𝑎𝑝 𝑘𝑒𝑖𝑛𝑔𝑖𝑛𝑎𝑛 𝑢𝑛𝑡𝑢𝑘 𝑚𝑒𝑛𝑦𝑒𝑟𝑎ℎ. *** Ketika kamu mendapatkan hal yang paling buruk dalam hidupmu, sebenarnya kamu sudah hampir menyentuh garis finishmu. Pilihannya adalah, kamu mau bertahan atau tidak? *** Bertahan Sedikit Lagi aku dedikasikan untuk diri aku, orang2 yang hampir menyerah, kelelahan, stress, kesepian, kehilangan, tidak tahu cara mencintai dan menghargai diri sendiri, orang2 yang selalu takut, dan orang2 yang pengen banget bunuh diri. Aku tulis ini buat kamu yang punya salah satu luka diatas💔❤‍🩹 Karena aku ingin, kamu lebih menghargai hidupmu, mencintai dirimu sendiri, dan mensyukuri setiap apapun yang Tuhan beri untuk mu.🌻 Dan juga, sedikit menjawab pertanyaan yang pernah terlintas dalam benakmu. *** Nb: Masing2 part punya pembasahan yang berbeda-beda, jadi kalian boleh baca part manapun yang kalian suka yang relate dengan yang kalian butuhin. Semoga bisa membantu jiwa dan pikiran kalian yang lelah. #1- Lagi (23/10/23) #1- sedikit (23/10/23) #3- sedikit (27/6/23) #3- self-improvement (25/10/23) #4- self-improvement (23/10/23) #4- support (23/10/23) #4- support (25/6/23) #5- quote (25/11/23) #8- quote (31/10/23) #11- quote (29/10/23) #12- quote (23/10/23) #13- quote (23/10/23) #17- quote (30/6/23) #21- motivasi (25/11/23) [From 15.5k] Start: 16-6-2023 End. : 13-1-2024 ©2023
You may also like
Slide 1 of 9
It's Okay, Kamu Normal ! cover
𝓐𝓴𝓾 𝓢𝓮𝓵𝓪𝓵𝓾 𝓜𝓮𝓶𝓪𝓷𝓭𝓪𝓷𝓰 𝓛𝓪𝓷𝓰𝓲𝓽 𝓑𝓲𝓻𝓾 𝓘𝓽𝓾 cover
Melepas Luka cover
"Langkah Kecilku, Harapan Besar dari Langit" cover
Bertahan Sedikit Lagi✓ cover
Langkah yang Tak Sia-Sia cover
Aku Saat Ini : Tidak Boleh Sempurna cover
Dan Mulailah Sesuatu Karena Allah cover
Kamu berharap apa? cover

It's Okay, Kamu Normal !

23 parts Complete

Banyak orang datang dan pergi tanpa alasan, sekalinya ada hanya seperti bayangan. Memang dalam menjalani proses kehidupan terkadang terasa berat dan melelahkan. Jadi tetap semangat ya untuk menggapai kebahagian. Sering kali suara ini dibungkam, segala usaha tidak dihargai dan telinga merasakan sakit karena suara-suara yang cukup berisik. Lalu esokan harinya semua dibanding-bandingkan seolah apapun yang dijalani salah sehingga terpaksa wajah ini memakai topeng kepalsuan lalu bergerak seperti wayang. Apakah harus diam melihat keasingan antara jiwa dan raga ini ? Apakah salah jika menjadi diri sendiri ? "Tuhan, kapan kebahagian datang kepadaku? Mereka sudah lari jauh didepan sedangkan diri ini masih pada tempatnya". Memang tanpa harapan hidup terasa hampa sedangkan kesabaran dan bersyukur merupakan salah satu kunci dalam kehidupan. Bukankah hanya Maha penciptalah yang bisa membantumu. Jadi apakah semua ini normal? Apakah hanya diriku saja yang merasakannya? Lalu bagaimana aku harus bertahan?