Jodoh Pak ASN

Jodoh Pak ASN

  • WpView
    Reads 243
  • WpVote
    Votes 147
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 31, 2023
Orang nggak tahu dimana jodohnya sampai mereka dipertemukan takdir. Sama seperti Ayla yang menangisi pengkhianatan mantannya hingga tak menyadari Mas Jodoh sudah menunggunya di depan. "Ayla!" "Kamu?" "Kamu nggak inget aku?" tanya pria itu dengan canggung. Ayla menatapnya horor, bukan kah mereka bertemu di depan toilet?! Awal pertemuan : salah masuk toilet. Cowok berseragam ASN itu mendekatinya seolah telah lama mengenalnya. Tapi sikapnya yang misterius justru membuat Ayla menyingkir. "Gue nggak mau pacaran lagi! Mau langsung nikah aja! Capek gue jagain jodoh orang!" raungnya suatu hari di depan sahabatnya. Asvi yang tak sengaja mendengarnya langsung tersenyum. "Kapan aku bisa main ke rumah orangtua kamu?" Ayla: ??? Tunggu! Bukan begini maksudnya!
All Rights Reserved
#71
patahhati
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Sendiri
  • Suck It and See (Complete)
  • Menikahi Wajah yang Tak Pernah Kulihat
  • Ayesha Transmigration
  • Rumah Penuh Cerita
  • S-FAMILY : Keluarga Itu Adalah Keluarga
  • Adrian & Ayla
  • Accidental' (END)
  • JODOH salah ngomong

Jika pertemuan pertama hanyalah sebuah ketidaksengajaan, dan pertemuan kedua sekadar kebetulan, mungkinkah pertemuan ketiga adalah cara Tuhan menulis takdir sebenarnya yang sempat tertunda? _____ Ayla tak pernah memilih Ibran, tapi takdir memilihkan nama lelaki itu sebagai suaminya. Pernikahan mereka tidak diawali oleh cinta, melainkan karena warisan janji yang tak pernah ia buat namun harus ia bayar dengan seluruh hidupnya. Lelaki itu pernah mencintai perempuan lain yang menjadi istri pertamanya. Pernah membangun dunia yang kini telah runtuh. Kepergian sang istri membuatnya hancur. Ia mencoba bangkit meninggalkan segalanya, termasuk Ayla demi masa depan. Ketika waktu dan jarak menjadi dinding diantara mereka, Ayla belajar memahami bagaimana mempertahankan rumah tangganya. Tanpa kehadiran, tanpa kepastian. Hanya harapan yang perlahan menjadi luka. Dua tahun ia menunggu. Bukan hanya menunggu seorang suami pulang, tapi juga menunggu dirinya didengar, dilihat, dan dicintai kembali. Dua tahun juga bukan waktu yang singkat. Tapi sampai kapan cinta bisa bertahan saat hanya satu hati yang berjuang?

More details
WpActionLinkContent Guidelines