Kekerasan Domestik

Kekerasan Domestik

  • WpView
    Reads 36
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jun 3, 2023
Era musim gugur tak selalu menyanjungkan dengan kehangatan. Begini contohnya, "Sejak awal ketika disidangkan, saya hanya minta diadili. Janganlah engkau jaksakan saya, janganlah saya dihakimi. Sebab, diri ini hanya ingin diadili," ujar seorang terdakwa yang hendak dilanjuti kasusnya pada tanggal 17 Juni 1971. POLITIK ITU kadang keras. Bukan keras lagi, Bung! Melainkan kekasarannya sudah menjadi makanan sehari-hari. Kompetisi dalam politik tak semata-mata untuk menghadiri kompetisi, tetapi dari sini kita dapat meminjam tangan non-politik untuk melakukan dorongan. Sungkan untuk percaya? Biarlah kekerasan domestik yang bercerita... Inilah kisahnya. London 1970;
All Rights Reserved
#57
sherlockholmes
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Get Away From You [SELESAI]
  • Tilly's New Diary
  • Puja Puji Palsu
  • The Destiny (Claude De Alger Obelia x Reader)
  • TIME will TELL {On Going}
  • 𝑊𝑒 ℎ𝑎𝑣𝑒 𝑙𝑜𝑣𝑒 𝑏𝑢𝑡 𝑡ℎ𝑒 𝑤𝑜𝑟𝑙𝑑 ℎ𝑎𝑠 𝑛𝑜𝑟𝑚𝑠 [END]
  • I'm the Antagonist's

"Lo budek? Gue telfonin dari tadi kenapa nggak diangkat?!" "Maaf, Bian. Aku nggak pegang ponsel selama di pemakaman." "Ck, lain kali nggak usah jengukin bokap-nyokap lo yang udah nggak bernyawa itu!" Jika bersamamu hanya meninggalkan luka, maka pergi adalah sebuah pilihan - Maureen Greisy #1 angst (27/11/23) #1 Populer (11/03/23) #1 Fiksiremaja (10/3/23) #1 Fiksiremaja (9/3/23) #1 Getaran (10/10/22) ________ ⚠️ Mengandung kata-kata kasar, tindakan bunuh diri, dan menyakiti diri sendiri. Copyright © 2022 Deardess Start : April 2022 Finish : Juli 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines