Luka Yang Tak Pernah Sembuh

Luka Yang Tak Pernah Sembuh

  • WpView
    Reads 551
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 9, 2025
Dalam cerita ini, kita diajak untuk menyelami kisah hidup seorang perempuan muda bernama Alana. Alana hidupnya dipenuhi dengan luka dan sakit yang tak pernah sembuh. Sejak kecil, dia telah menjadi korban kekerasan dari orang-orang sekitarnya. Ayahnya yang kasar dan ibunya yang tidak peduli membuat Alana merasa tidak berharga dan tidak dicintai. Namun, suatu hari Alana bertemu dengan seseorang yang mengubah hidupnya. Namanya adalah Abraham Putra Atmaja, seorang ketua osisi yang baik hati dan peduli. Dengan bantuan Abraham Putra Atmaja, Alana mulai menghadapi masa lalunya dan menyembuhkan luka-lukanya. Tapi, meskipun Alana telah menemukan obatnya, bayang-bayang masa lalunya masih terus menghantui. Alana harus berjuang untuk melepaskan diri dari masa lalunya yang kelam dan menemukan kebahagiaan yang sebenarnya. Cerita ini adalah kisah tentang kekuatan, pengampunan, dan penyembuhan. Alana harus menghadapi tantangan-tantangan yang berat, tapi dengan bantuan Abraham Putra Atmaja dan kekuatan dalam dirinya sendiri, dia dapat menemukan jalan keluar dari kegelapan dan menemukan cahaya di ujung tunnel.
All Rights Reserved
#34
solid
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • REKSA: The Last Bell
  • MARSELANA
  • SACRIFICE
  • ALEONA [ TERBIT ]
  • ALANA [TERBIT]
  • Kesedihan [SELESAI]
  • Assassin Girl [ Editing ]
  • LOVE IN REVLAZ
  • ALASKA
  • AKSALENA [TAHAP REVISI]

Reksa adalah seorang remaja pendiam yang selalu merasa asing di antara keramaian. Masa lalunya dipenuhi luka yang sulit dilupakan, meninggalkan jejak trauma yang membuatnya enggan membuka diri kepada siapa pun. Baginya, dunia terasa seperti labirin tanpa pintu keluar-terjebak dalam bayang-bayang masa lalu yang menghantuinya setiap saat. Namun, segalanya mulai berubah ketika ia memasuki SMA dan bertemu dengan sekelompok teman yang perlahan mengisi celah kosong dalam hatinya. Mereka tidak hanya hadir sebagai teman sebatas kata, tetapi juga sebagai cahaya yang menerangi sisi gelap yang selama ini ia sembunyikan. Dengan perlahan, Reksa mulai menemukan keberanian untuk keluar dari cangkangnya. Ia belajar bahwa tidak semua orang akan menyakitinya, bahwa ada tangan yang siap meraih dan hati yang tulus menerima. Di tengah canda tawa, konflik, dan perjalanan emosional yang mereka lalui bersama, Reksa mulai memahami bahwa masa lalu tidak harus menjadi belenggu. Perjalanan ini bukan tentang melupakan luka, tetapi tentang menerima, berdamai, dan melangkah maju. Dan di sinilah kisahnya dimulai-tentang seorang anak yang pernah hancur, tetapi menemukan kembali dirinya di antara orang-orang yang peduli.

More details
WpActionLinkContent Guidelines