RECHARGE ENERGY

RECHARGE ENERGY

  • WpView
    Reads 327
  • WpVote
    Votes 40
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 7, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Dunia ini tempat ujian. Apalagi jika seorang ANAK PERTAMA PEREMPUAN TUNGGAL. Ditambah umur sudah mendekati 30an dan belum memiliki pasangan. Hal itu dianggap beban pikiran bagi tetangga dan keluarga besar Jani. Hidup di lingkungan bersama dengan orang yang terlalu peduli dengannya, terlebih mempunyai bos yang Maha Instan membuatnya harus mempunyai Mental yang ekstra. Beruntungnya masih memiliki teman - teman yang waras untuk sekarang, belum tau nanti. Hidup selalu begitu, dirinya begitu santai menikmati hidup sementara orang lain yang terlalu berisik. "Jani Kapan nikah?" "Kalo engga sabtu ya minggu Bude" Akankah kesabarannya bertambah? Atau malah perlu Tenaga tambahan?
All Rights Reserved
#116
metropop
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lemons ✂ - - -
  • Sigaraning Nyawa Sang Komandan [Revisi]
  • TerraCotta (Completed)
  • A-KU & A-MU
  • DEAR SOPHIA
  • RAISE THE BAR (COMPLETED)
  • PUT YOUR BEST FOOT FORWARD (COMPLETED)
  • After We Got Married
  • Beyond The Limit | TAMAT ✔
  • FOREVER YOURS REGARDLESS

✂ - - - dihapus sebagian [Bukabotol #3] Aku yakin, aku lagi menghadapi quarter life crisis versiku di umur 27 tahun menuju 28 tahun. Melihat pencapaian anak-anak muda jaman sekarang, bikin level insecureku semakin melesat. Masa mereka umur 22 udah punya mobil sendiri? Rumah sendiri? Aku? Berangkat ngantor aja masih jadi spiderman di busway tiap pagi. Lihat teman-teman yang udah menikah dan punya anak, rasanya juga ngiri berat. Mereka udah melangkah ke jenjang berikutnya, sedangkan aku, kok, masih di sini-sini aja? Makanya akhir-akhir ini ... yang aku pikirin itu kawin! Masalahnya ... aku harus kawin sama siapa?! Sedangkan Mama udah maksa, aku harus nikah duluan dibanding adikku---nggak boleh dilangkahin!

More details
WpActionLinkContent Guidelines