We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Pancarona

Pancarona

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 6, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Di dunia ini ada berbagai warna yang indah. Setiap manusia memiliki warna favoritnya masing-masing. Tapi di antara banyak warna, Carmia hanya bisa tertuju pada satu warna. Warna yang paling terang di hidupnya. "Di antara banyak warna, kamu yang aku suka. Aneh memang mas, warnamu terlihat sangat terang untukku" - Carmia "Tolong, lihat aku juga Ca." -Rufino "Maafkan aku ya, Ca." Alwan
All Rights Reserved
#38
bem
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • the Edge.
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • See You After Midnight [END]
  • Forever
  • RAIN [ON GOING]
  • REZZA
  • love, asylum ; lee heeseung
  • Dolls PhObia
  • Only One ▪ 一番最初の君の涙は 僕が君に好きだと告げた日
the Edge.

Ketika divonis mengidap kanker otak yang sudah cukup membuat Edwan porak-poranda, sang ibu malah memilih pergi meninggalkan dirinya dan ayah yang tak pernah sepaham bersama lelaki lain. Tak cukup di situ, sahabat satu-satunya yang ia punya bukan menepuk malah menusuk punggungnya dari belakang. Bersama Pandora, Edwan berusaha untuk tidak menghabisi dirinya sendiri dan memilih menikmati setiap detik waktunya yang tinggal sedikit. Namun yang tak disadarinya adalah betapa tidak adilnya ia berlaku pada Pandora. Melepaskan bukan perkara mudah tapi bertahanpun tak baik. Bahagianya Pandora tak merekah kala Edwan meringis di kehidupannya. Hidup yang ia bilang adalah aral. Hidup yang entah benar hidup atau tidak. Kami sama-sama tumbuh di kegelapan itu. Hidup yang manis? Akan berujung pada suatu titik yang disebut rasa sakit. "Temani aku melaluinya!" -♨♨- 2k17

More details
WpActionLinkContent Guidelines