JALAN PULANG

JALAN PULANG

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 5, 2026
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Psychological
Survival
Adventure
Kisah ini, cerita ini, saya tulis dan kembangkan di otak kecil saya yang sering merekam kejadian di setiap waktunya. Mari cari tujuan kita sama-sama.
All Rights Reserved
#815
psikologis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE DUCHESS OF LANCASTER : A Tale of Two Lives (END/COMPLETED)
  • Stuck Between The Pags
  • XAVIER : The Silent Guardian
  • AVISENA
  • GAIRAH MENANTU BERSERAGAM
  • Bukan Babysitter, Bung
  • Bukan Sembarang Figuran
  • Jangan Halangi Pensiun Diniku, Mas Aktor! (Hiatus)
  • NEALINE : Blood and Ice Cream

Vivienne de Lancaster menikah bukan karena cinta, melainkan karena kewajiban, diserahkan pada seorang Duke yang pulang dari perang membawa anak dari wanita lain, dan hati yang telah lama tertutup rapat. Ketika penolakan dan kesepian menjadi terlalu berat untuk ditanggung, ia melakukan satu-satunya hal yang tersisa... Pergi, tanpa menoleh ke belakang. Yang tidak pernah ia duga, di ujung pelariannya, ia justru menemukan dirinya yang sesungguhnya, busur di tangan, kebebasan di dadanya, dan sekelompok orang asing yang memperlakukannya bukan sebagai gelar, melainkan sebagai manusia. Namun takdir tidak pernah membiarkan seseorang bersembunyi selamanya. Ketika masa lalu memanggilnya kembali, Vivienne dihadapkan pada pilihan yang mustahil, kembali menjadi Duchess yang dulu ia tinggalkan, atau selamanya menjadi wanita bebas yang baru saja ia temukan. Ia memilih untuk tidak memilih sama sekali. Dari istana penuh intrik hingga hutan yang tak mengenal ampun, dari pernikahan yang nyaris hancur hingga cinta yang datang tanpa tuntutan. Tale of Two Lives adalah kisah tentang keberanian menjadi utuh, bahkan ketika dunia bersikeras kau harus memilih hanya satu wajah untuk ditunjukkan. Untuk siapa pun yang pernah merasa harus menjadi seseorang yang berbeda demi diterima, ini adalah cerita bahwa kau tidak pernah harus memilih antara siapa dirimu, dan siapa yang kau inginkan menjadi dirimu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines