Story cover for Here We Meet Again by Oginnn
Here We Meet Again
  • WpView
    Reads 501
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 501
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Jun 04, 2023
[Semuanya terinspirasi dari Offgun kecuali ceritanya 😍]

Melupakanmu adalah cara yang tepat untuk mengakhiri penderitaan ini. 

Giovani Uva Noor atau bisa dipanggil Gun, cowok berambut hitam dengan rambut bergaya mangkok itu duduk dengan tenang sambil memandang kalimat yang baru ditulisnya itu. Kedua iris cokelat tiba-tiba menitikkan air mata ketika ingatannya kembali ke masa lalu.

"Gun, kenapa?" tanya Tay teman sebangku Gun yang baru saja tiba.

Tay memandang teman sebangkunya itu dengan tatapan lekat. Kedua mata besarnya menelitik setiap sudut wajah cowok itu. 

"Siapa yang menyakiti kau? Aku akan membalasnya sekarang juga!" 

Gun segera menggelengkan kepalanya. "Tidak ada. Aku hanya teringat dengan masa laluku."

Tay menghembuskan napas lega lalu duduk dengan tenang di samping Gun. "Aku tidak ingin memaksa kau bercerita. Akan tetapi jika kau ingin menceritakannya aku akan siap mendengarkan."

Gun menganggukkan kepalanya dan tersenyum tipis mendengar perkataan manis dari sahabatnya itu.

Kemudian suasana kelas menjadi damai ketika Pun guru kelas Gun membawa seorang cowok berbadan tinggi dengan wajah yang sangat rupawan itu. 

"Selamat pagi, hari ini kelas kita kedatangan penghuni baru. Silahkan perkenalkan diri kamu," suruh Pun sambil memandang murid barunya itu.

Cowok itu tersenyum tipis dan mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru kelas. Namun, ketika iris cokelatnya melihat sosok kecil itu dia terdiam. Senyuman tipisnya berubah menjadi seringai lebar.

"Ketemu," ujarnya dengan nada lirih.
All Rights Reserved
Sign up to add Here We Meet Again to your library and receive updates
or
#317ahh
Content Guidelines
You may also like
My Beloved Mr. Hwang (Tamat)  by Andhika5761
22 parts Complete Mature
Warning: Cerita memuat unsur 18+. Pembaca diharap Bijak Di balik cubicle dingin sebuah kantor perusahaan game bernama Cloudsoft, Ku Jun Yeol, seorang pegawai kontrak di divisi pemasaran, menjalani hari-harinya dalam kesenyapan. Ia pendiam, tertutup, dan tidak terlalu menonjol di antara rekan-rekannya. Tapi jangan salah-skill-nya dalam membuat strategi promosi dan kampanye digital untuk game-game baru tak tertandingi. Satu-satunya suara dalam hatinya yang paling keras? Detak jantungnya setiap kali melihat Hwang Tae Oh. Hwang Tae Oh-kepala manajer di divisi yang sama-adalah sosok karismatik yang membuat semua orang nyaman berada di sekitarnya. Sopan, murah senyum, dan berwibawa, Tae Oh adalah figur yang nyaris sempurna. Tak hanya kinerja kerjanya yang luar biasa, tapi juga penampilannya yang memesona: tinggi, rapi, dan selalu terlihat seperti keluar dari majalah fashion. Ia memperlakukan semua orang seperti keluarga-termasuk Jun Yeol. Namun, hanya Jun Yeol yang tahu bagaimana rasanya menyukai seseorang diam-diam begitu dalam. Ia tahu cintanya terlarang-atau setidaknya ia menganggap demikian. Dunia tidak selalu ramah terhadap perasaan yang tidak biasa. Maka, ia memilih untuk diam. Menyukai dari jauh. Mencintai dalam sunyi. Hingga pada suatu hari, semuanya berubah. "Jun Yeol-ssi, aku bisa ajak kamu makan malam malam ini?" Kalimat sederhana itu mengguncang dunia Jun Yeol. Bukan hanya karena Tae Oh mengajaknya berkencan, tapi karena untuk pertama kalinya, harapan yang selama ini ia kubur... mulai menggeliat.
You may also like
Slide 1 of 9
My Beloved Mr. Hwang (Tamat)  cover
Avisha or Avalle : An Extra cover
My lovely Omega ~OFFGUN~ cover
Cinta Dibalik Seragam cover
Based on Love cover
𝐁𝐚𝐝 𝐋𝐢𝐩𝐬 [𝐑𝐄𝐕𝐈𝐒𝐈] cover
SHAKARA (END) cover
VANIA AND BOYS LOVE NOVEL! cover
Harap Tak Bersisi cover

My Beloved Mr. Hwang (Tamat)

22 parts Complete Mature

Warning: Cerita memuat unsur 18+. Pembaca diharap Bijak Di balik cubicle dingin sebuah kantor perusahaan game bernama Cloudsoft, Ku Jun Yeol, seorang pegawai kontrak di divisi pemasaran, menjalani hari-harinya dalam kesenyapan. Ia pendiam, tertutup, dan tidak terlalu menonjol di antara rekan-rekannya. Tapi jangan salah-skill-nya dalam membuat strategi promosi dan kampanye digital untuk game-game baru tak tertandingi. Satu-satunya suara dalam hatinya yang paling keras? Detak jantungnya setiap kali melihat Hwang Tae Oh. Hwang Tae Oh-kepala manajer di divisi yang sama-adalah sosok karismatik yang membuat semua orang nyaman berada di sekitarnya. Sopan, murah senyum, dan berwibawa, Tae Oh adalah figur yang nyaris sempurna. Tak hanya kinerja kerjanya yang luar biasa, tapi juga penampilannya yang memesona: tinggi, rapi, dan selalu terlihat seperti keluar dari majalah fashion. Ia memperlakukan semua orang seperti keluarga-termasuk Jun Yeol. Namun, hanya Jun Yeol yang tahu bagaimana rasanya menyukai seseorang diam-diam begitu dalam. Ia tahu cintanya terlarang-atau setidaknya ia menganggap demikian. Dunia tidak selalu ramah terhadap perasaan yang tidak biasa. Maka, ia memilih untuk diam. Menyukai dari jauh. Mencintai dalam sunyi. Hingga pada suatu hari, semuanya berubah. "Jun Yeol-ssi, aku bisa ajak kamu makan malam malam ini?" Kalimat sederhana itu mengguncang dunia Jun Yeol. Bukan hanya karena Tae Oh mengajaknya berkencan, tapi karena untuk pertama kalinya, harapan yang selama ini ia kubur... mulai menggeliat.