Here We Meet Again

Here We Meet Again

  • WpView
    Reads 559
  • WpVote
    Votes 28
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 14, 2023
[Semuanya terinspirasi dari Offgun kecuali ceritanya 😍] Melupakanmu adalah cara yang tepat untuk mengakhiri penderitaan ini. Giovani Uva Noor atau bisa dipanggil Gun, cowok berambut hitam dengan rambut bergaya mangkok itu duduk dengan tenang sambil memandang kalimat yang baru ditulisnya itu. Kedua iris cokelat tiba-tiba menitikkan air mata ketika ingatannya kembali ke masa lalu. "Gun, kenapa?" tanya Tay teman sebangku Gun yang baru saja tiba. Tay memandang teman sebangkunya itu dengan tatapan lekat. Kedua mata besarnya menelitik setiap sudut wajah cowok itu. "Siapa yang menyakiti kau? Aku akan membalasnya sekarang juga!" Gun segera menggelengkan kepalanya. "Tidak ada. Aku hanya teringat dengan masa laluku." Tay menghembuskan napas lega lalu duduk dengan tenang di samping Gun. "Aku tidak ingin memaksa kau bercerita. Akan tetapi jika kau ingin menceritakannya aku akan siap mendengarkan." Gun menganggukkan kepalanya dan tersenyum tipis mendengar perkataan manis dari sahabatnya itu. Kemudian suasana kelas menjadi damai ketika Pun guru kelas Gun membawa seorang cowok berbadan tinggi dengan wajah yang sangat rupawan itu. "Selamat pagi, hari ini kelas kita kedatangan penghuni baru. Silahkan perkenalkan diri kamu," suruh Pun sambil memandang murid barunya itu. Cowok itu tersenyum tipis dan mengedarkan pandangannya ke seluruh penjuru kelas. Namun, ketika iris cokelatnya melihat sosok kecil itu dia terdiam. Senyuman tipisnya berubah menjadi seringai lebar. "Ketemu," ujarnya dengan nada lirih.
All Rights Reserved
#134
offgun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Night Has Change~
  • My lovely Omega ~OFFGUN~
  • Harap Tak Bersisi
  • SHAKARA (END)
  • I'm Your Lover
  • STAY WITH ME (ON GOING)
  • MEMORY LINE
  • Avisha or Avalle : An Extra

Malam tiba, gelapnya sudah menguasai langit hal dimana yang paling ditakutinya mulai terasa biasa. "aku ngerasa malam gaseberisik dulu semenjak pertemuan itu" racaunya lirih. Tidak paham apa maksud dibalik kalimat yang dilontarkan barusan dengan gundah ia berusaha mencerna "semua gaseburuk yang ada dipikiran kamu dunia memang kejam tapi itu kalau kamu ga ngerasain dunia masih ada bahagianya" tidak ada balasan melainkan nafas teratur yang didengar. Kegusaran hatinya lepas begitu saja saat melihatnya tertidur pulas tanpa beban "tetap kayak gini, aku masih mau liat senyum kamu van" note: BAB TIDAK BERATURAN!! aku gatau kenapa but kalian bacanya sesuai nomor aja ya. HALLO EVERYONEE!!!!! THANK YOU UDAH MAMPIR . INI CERITA KEDUA AKU!!!SEMOGA SUKA. •gasuka skip yah

More details
WpActionLinkContent Guidelines