180°
  • WpView
    Reads 21
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 4, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Kompetisi di sekolah adalah hal lumrah. Tapi, bagaimana jika kompetisi yang diadakan adalah mengungkap kebenaran tentang tindak korupsi? Tunggu, apa maksudnya? Itulah respon pertama Asa yang murid pindahan ketika mendengar pengumuman di sekolah barunya itu. Sama kebingungannya dengan siswa SMA ARISTYA lainnya, Asa semakin terkejut ketika namanya tercantum jadi peserta pertama beberapa hari kemudian. Diikuti nama Varen, Thalia, Altar, dan Archen, Asa segera tahu masa SMA-nya dipertaruhkan. Bagaimana ia menghadapi ini? Bagaimana bisa namanya tercantum begitu saja jadi peserta pertama? Dan siapa empat anak pemilik nama yang sama-sama tercantum jadi peserta kompetisi ini? Note: karangan asli hasil buah pikiran author. Jika ada kesamaan nama, tempat, dan sebagainya, murni sebuah ketidaksengajaan. Cerita ini mengandung konten dewasa (kata kasar, kekerasan), dimohon bijak. Terima kasih. Minggu, 4 Juni 2023.
All Rights Reserved
#912
asa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BOOK 1 MISSION SERIES: MISSION IN CASE (Pindah ke Innovel)
  • ALESA|the beauty indigo (END)
  • HIDDEN - Pangeran Sekolah [SELESAI]✔
  • TS : The Prince's Case (COMPLETED)
  • Sky High School {Sudah Terbit || PO}
  • I'M NOT STUPID! [TELAH TERBIT] ✓
  • ASSASSIN
  • CIRCLES (END)
  • THE GARNAWANGSA [END]
  • Misteri Perpustakaan (Sudah Terbit)

[Sebelum baca, follow akunku dulu yah!] #1 dalam Mystery/Thriller [22 Januari 2019], #1 dalam Remaja [14 Januari 2019], #1 dalam Misteri [14 Januari 2019], #2 dalam Pembunuhan [2 Januari 2019] Kehidupan di SMA Argosaka yang semula tenang berubah menjadi penuh kekhawatiran. Insiden pembunuhan terjadi secara beruntun. Korbannya tak lain adalah siswa SMA Argosaka. Tak ada yang tahu alasan mengapa siswa-siswi tersebut dibunuh. Pihak sekolah menutup proses investigasi. Menetapkan kasus ini sebagai kasus bunuh diri. Akhirnya polisi harus menyerah dan undur diri. Namun, saat polisi menutup kasus, beberapa siswa justru mendapat petunjuk dari surat-surat anonim. Mereka harus memecahkan teka-teki isi surat anonim tanpa bantuan polisi. Apabila gagal, taruhannya adalah nyawa mereka sendiri. Saat persahabatan mulai diragukan, kejujuran mulai dipertanyakan, keselarasan pikiran tak mampu diusahakan. Kesetiaan pun menjadi ancaman. Apakah masih ada yang namanya teman? Selamat membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines