Don't Feel

Don't Feel

  • WpView
    Reads 1,707,299
  • WpVote
    Votes 150,297
  • WpPart
    Parts 57
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Apr 1, 2026
Saat membuka mata Luhan sudah berada di tengah hutan. Tidak usah memikirkannya lagi, sudah pasti ia di buang Luhan menghela napas, ia kembali menutup matanya. samar-samar ia mendengar langkah kaki mendekat. "Hey boy, kenapa ada di tengah hutan. Ini sudah malam" "Di buang" "Jadi anak Daddy mau ?" Luhan membuka matanya dan melihat pria berpakaian rapih yang berdiri di depannya. "oke" Dimulailah kehidupan Luhan yang baru menjadi anggota termuda keluarga Rodriguez. cerita baru. Monggo barangkali minat, jangan lupa klik tambahkan ke library. hehe foto diambil dari google
All Rights Reserved
#7
luhan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Petualangan Rui (Rui Untuk Dominic 2)
  • We are you brother
  • Fixing the Broken ✓
  • Another Cannon Fodder
  • Second Life The Geeky Boy
  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • Transmigrasi Bunda
  • Dasva|END✔
  • Baby Lele (On Going)

Musuh Dominic berhasil menyelinap kedalam Mansion, dan bermaksud menculik salah satu dari sikembar. apa yang terjadi dengan informasi nya, informasi yang diterima penculik kalau sikembar hanya kembar 2, tapi yang dilihat si pencuri adalah 3 bayi yang besarnya juga pakaian mereka sama. Karena buru-buru dan takut ketahuan, sipencuri mengambil anak yang ditengah. Keluar dari Mansion melalui jalan rahasia. Penculik : tunggu, kenapa rambutnya warna biru? Rui yang jalan-jalan keluar dari markas penculik : Cuda Lui duga, Lui macuk icekai. Watu na peltu alang q(❂‿❂)pq(❂‿❂)pq(❂‿❂)p Orang orang yang lewat dan melihat Rui : karung mana karung (ʘᴗʘ✿)

More details
WpActionLinkContent Guidelines