Story cover for JEREKA  by CARISSAhttp
JEREKA
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jun 04, 2023
Semuanya bersifat sementara. S E M E N T A R A. 

-
Tunduk, dan pejamkan mata. Biarkan seberapa kuat angin penderitaan menerpa. Biarkan dia menembus dan menampar dinding yang telah kita pasang kuat-kuat seperti beton. Biarkan seberapa jauh dia membuat kita merasa tak ada yang harus kita perjuangkan untuk merubah segalanya. Tataplah ke atas, memohon, dan berserah pada yang kuasa, untuk meminta bantuannya. 

Ingat lirik ini ; Jangan dulu lelah, yakin semua indah, pejamkan lah mata, padanya kita berserah. 
-

Di dunia ini memang tidak ada yang abadi. Tapi lelaki yang bernama Jereka ini, akan membuat semuanya tidak bersifat sementara. Tekadnya penuh untuk merubah segalanya dengan apa yang ia punya. Jereka hanya laki-laki yang tak punya semuanya. Ia hanya punya kedua orangtuanya, masa lalu, dendam dan tekad untuk membuat masa depan sendiri. 

Jereka. Namanya Jereka Anoystama. Laki-laki yang baru menginjak bangku SMA, 

hidupnya tak berjalan seperti apa yang selalu ia bayangkan. Hidupnya memiliki dendam yang tersembunyi. Apalagi menyangkut keluarganya.  Semuanya sama saja. Mereka sama bagi Jereka. Ia sendiri. Jatuh dan bangun sendiri. 

Ia ingin membalas dendam. 

Salahkah itu? Penderitaan yang ia alami membawanya ke sini. 

Sialnya, ia malah terikat hubungan dengan gadis yang seharusnya menjadi balasan dendam nya selama ini. 

///

Don't copy to my story!
All Rights Reserved
Sign up to add JEREKA to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
I'm Not Just a Figuran by izza21_b
58 parts Ongoing
Citra Angraini adalah seorang gadis remaja yang akhirnya meregang nyawa di usia muda. Sedari kecil Citra sudah harus bolak-balik ke rumah sakit karena penyakit yang dideritanya semenjak lahir, Citra sangat suka membaca, terutama novel. Namun siapa yang menyangka Citra yang gemar membaca novel berakhir menjadi salah satu tokoh figuran bernama Sherlyn pada sebuah novel yang terakhir kali dia baca sebelum kematiannya di dunia nyata. Mengetahui tokoh Sherlyn yang akhirnya meninggal pada pertengahan novel berhasil membuat Citra sangat terpukul hingga dia membulatkan tekadnya untuk mengubah nasib Sherlyn melalui perubahan-perubahan kecil yang akan Citra lakukan. ---><--- "Pada novel Sherlyn menolak pertunangan ini, apa yang akan terjadi jika aku melakukan yang sebaliknya?" "Aku harus melakukan perubahan agar nasib Sherlyn juga berubah." "Yang benar saja, di dunia sana Aku baru saja mati, aku tidak mau mengikuti alur cerita ini dan akhirnya aku akan mati pada pertengahan novel." "Siapa yang perduli dengan novel ini, Aku sudah pernah mati sekali dan aku lebih menyayangi hidupku dari apapun." "Sesekali menjadi egois tidaklah terlalu buruk bukan. Maaf Davin aku akan memanfaatkanmu sekali ini aja." . . "Sherlyn ikut gimana baiknya aja." Setelah terdiam selama beberapa saat Sherlyn akhirnya menyetujui usulan pertunangan tersebut. Bagaimana kelanjutan kehidupan Citra di dunia novel? Bagi yang penasaran mampir aja oke . . Rank #🥇 fiance #🥇 fyp #🥇 mostwanted #🥇 teen #🥇 bucin #🥇 geng #🥇 iceboy #🥇 isekai #🥇 figuran #🥇 tenfiction #🥇 sekolah #🥇 fiksipenggemar #🥇 antagonis #🥇 tunangan #🥇 school #🥇 fiksi #🥇 sahabat #🥇 fiksiremaja #🥇 protagonis #🥈 cuek #🥈 baper #🥈 romantis #4 fantasi #5 transmigrasi #10 romance Start : 10/8/25 End : -
Forever mine by AuroraSecretum
55 parts Ongoing
Prolog "Gila, sadis banget si Xavier." "Aluna juga tolol banget-udah tahu Canva nggak suka sama dia, masih juga ngejar-ngejar." Zena menatap layar ponselnya dengan ekspresi campur aduk: marah, jijik, dan frustrasi. Baru saja dia menamatkan novel Forever Mine, dan akhir ceritanya benar-benar bikin naik darah. "Udah gitu, Aluna matinya tragis banget. Disiksa di ruang rahasia Xavier cuma karena dia berani bully Sofia? Gila, nih cowok psikopat." Zena mematikan layar. Melempar ponsel ke kasur. "Udah ah, mending gue tidur aja. Capek." Tapi dia tak tahu, malam itu bukan malam biasa. Saat membuka mata, semuanya berubah. Lampu putih. Aroma antiseptik. Dingin. Seseorang menggenggam tangannya. "Aluna sayang... akhirnya kamu sadar juga," ucap seorang wanita lembut, penuh haru. Zena terdiam. Matanya mengerjap bingung. "Maaf, Tante... siapa Aluna? Nama saya Zena." Wajah wanita itu langsung pucat. "Luna, kamu jangan bercanda. Mama panggil dokter dulu ya, sayang..." Zena mematung. Jantungnya mulai berpacu tak karuan. Luna? Aluna... Atmajaya? "Nggak... ini nggak mungkin." Beberapa jam kemudian, dua cewek datang menjenguknya. "Luna, gue yakin ini ulah Xavier!" "Lo baru aja nyiram bakso ke Sofia kemarin, kan?" ucap Rebecca panik. Zena hanya bisa diam. Matanya kosong. "Sial... gue masuk ke dunia Forever Mine." "Dan lebih parahnya... gue jadi Aluna. Cewek antagonis yang bakal mati mengenaskan di tangan Xavier ." Tapi cerita tak berhenti di sana. Karena dalam dunia ini, satu perubahan kecil bisa mengubah takdir. Dan siapa sangka... Alih-alih ingin membunuh, Xavier justru mulai terobsesi... Pada Aluna yang kini bukan lagi Aluna duluh.
You may also like
Slide 1 of 10
The Time cover
Leonard cover
I'm Not Just a Figuran cover
Don't Run, My Junior! [END] cover
NANGGALA cover
RETAK: Sisi Lain Galen cover
Forever mine cover
Sister's Of Antagonis [ MASIH REVISI ] cover
SEXDUCTIVE (21+) HEESEUNG AND GIRL cover
Little Prince  cover

The Time

36 parts Ongoing

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.