Embun Paginya Regas

Embun Paginya Regas

  • WpView
    Reads 118,356
  • WpVote
    Votes 12,275
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Jan 22, 2024
Embun itu cinta mati sama Mas Regas anaknya Tante Tika yang sudah lama menghuni rumah 3 nomor dari rumahnya. Dari SD sampai kuliah gak ada cowok lain yang bisa dia lirik kecuali cowok matang berjarak 5 tahun dari usianya. Kalau kata abangnya, 5 tahun jarak yang jauh tapi kata Seruni 5 tahun itu usia yang pas. Maka bermodal cinta tulus dari muda, Embun nekat mengungkapkan perasaannya pada Regas.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secretly Looking at You (END)
  • The power of 4 friends"Spin off:Love Is Crazy"
  • Teorema Romantika (End)
  • Seratus Meter Dari Hatimu
  • Orang Ketiga
  • [CAMPUS COUPLE] Shireishou - Eyenomaly
  • Sakitnya Mencintaimu
  • PUSPAJALA (Hiatus)
  • KEPINCUT BRONDONG
  • RE-SILIENCE (END)

"Ich liebe dich, Bapak Ridan." Tanpa malu, Anya mengucapkan hal itu. Ridan yang mendengarnya dibuat tertegun. Pasalnya, gadis remaja itu mengucap kata cinta padanya--guru yang memiliki perbedaan usia nyaris 20 tahun. "Dia lagi latihan buat drama, Pak," sahut Apin yang muncul dari belakang, langsung membekap dan memiting leher Anya, kemudian menyeretnya pergi. "Ada tugas dari guru Bahasa Indonesia." Pian merasa harus ikut andil untuk menghentikan tindakan Anya yang tiba-tiba itu. "Temanya ucapan kasih buat guru, sepertinya Anya salah paham sama penjelasannya. Permisi, Pak," jelas Pian yang bergegas pergi menyusul Anya dan Apin. Pipit yang berada di belakang mereka memandang Ridan dengan tajam. Ridan menghela napas, mulai lelah berurusan dengan siswa julid yang satu ini. "Kamu mau ngomong apa, Vitra?" "Makanya, Pak, cari pacar. Masa ditembak sama anak SMA," kata Pipit sebelum berlalu pergi dengan kedua tangan berada di saku celana. Ridan hanya bisa mendengkus dengan mulut terbuka. Sepertinya ia harus meninjau ulang keputusannya pindah ke SMA Merpati yang terasa seperti sebuah kesalahan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines