Story cover for I hate candy by windzone_chocho
I hate candy
  • WpView
    Membaca 41
  • WpVote
    Suara 11
  • WpPart
    Bagian 2
  • WpView
    Membaca 41
  • WpVote
    Suara 11
  • WpPart
    Bagian 2
Bersambung, Awal publikasi Jun 05, 2023
Tentang dia yang hancur, dan aku yang tak kuat. Dua ciptaanTuhan yang lupa bahwa cinta itu bukan segalanya dan selamanya.

___


#sadstory
#brokenhome
#adult

Terdapat kata-kata kasar, mohon hati-hati dalam memilih bacaan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan I hate candy ke perpustakaan Anda dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT) cover
ANGEL (END) cover
ON REMEMBERING cover
Melody cover
Aku, Luka Dan Lupa cover
Place That Called Home  cover
Saat Semua Orang Berpaling cover
Verronica (COMPLETED)  cover
I STILL LOVE YOU [END] cover
Kami Tumbuh Dari Ledakan cover

AKU TAK PERCAYA CINTA, AYAH! (TAMAT)

6 bab Lengkap

"Aku nggak tahu, dari mana semuanya menjadi retak dan berantakan seperti ini. Yang kuingat, hanya ada satu titik ketika hidupku berubah drastis. Ibuku pergi meninggalkan rumah bersama dengan lelaki lain. Meski ayahku tegar dan tabah, pada akhirnya dia menyerah dan menikahi perempuan lain. Brian, adalah satu-satunya tempat dan rumah terakhir yang aku harapkan. Tetapi, padanya aku terus menaruh rasa curiga. Hal-hal kecil membuatku marah dan tak mampu membendung emosi. Kecemasan-kecemasan itu benar-benar membuatku menderita. Aku tak lagi percaya pada cinta, Ayah. Tak lagi." ~ Serena Azura Auliana~ :+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+:+ Serena telah kehilangan kepercayaannya pada cinta. Semua orang yang pernah ia cintai, yang begitu ia percayai dan anggap berarti dalam hidupnya, ternyata dengan mudah menghianati cinta itu. Hatinya hancur berkeping-keping. Bukan sekadar patah-tapi benar-benar remuk, hingga tak tersisa apa pun selain reruntuhan yang menyakitkan. Tak ada lagi yang tertinggal, kecuali kekecewaan yang dalam, dan trauma yang perlahan menggerogoti jiwa.